Peningkatan Kualitas Sistem Jaringan Air Bersih Lingkungan Kel. Gunung Malang Kec. Pringgabaya Kab. Lombok Timur
Kelompok Peternak Ayam Unggul Sejati di Desa Kramat Jaya, Kecamatan Narmada, merupakan kelompok usaha peternakan rakyat yang berfokus pada pengembangan ayam ras pedaging (atau petelur, sesuaikan jenis ternak). Saat ini, kelompok menghadapi keterbatasan fasilitas kandang yang layak dan efisien untuk menunjang kegiatan produksi. Kondisi kandang yang belum memenuhi standar teknis menyebabkan pertumbuhan ayam tidak optimal, efisiensi pakan rendah, dan tingkat kematian ternak lebih tinggi. Melalui proyek Pembangunan Kandang Ayam Kelompok Peternak Ayam Unggul Sejati, diharapkan kelompok dapat memiliki fasilitas pemeliharaan ayam yang lebih modern, higienis, dan produktif sehingga mampu meningkatkan hasil produksi serta kesejahteraan anggotanya.
mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.
Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI Tanjung Luar) merupakan salah satu sentra kegiatan perikanan terbesar di Kabupaten Lombok Timur, yang menjadi pusat aktivitas pendaratan ikan, pelelangan, serta kegiatan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Tingginya intensitas kegiatan nelayan, pedagang, dan pengolah ikan di kawasan PPI menyebabkan meningkatnya volume sampah organik dan anorganik, terutama dari sisa hasil perikanan dan aktivitas perdagangan harian. Selama ini, pengelolaan sampah di kawasan PPI masih dilakukan secara sederhana tanpa fasilitas pembuangan yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan masalah kebersihan, bau tidak sedap, serta pencemaran lingkungan perairan. Kondisi ini dapat berdampak pada kualitas hasil perikanan, kesehatan masyarakat, dan citra kawasan pelabuhan sebagai pusat aktivitas ekonomi pesisir. Untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik, pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Kelautan dan Perikanan melaksanakan kegiatan Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di kawasan PPI Tanjung Luar. Fasilitas ini akan menjadi titik pengumpulan dan pengelolaan awal sampah sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah terpadu dan berkelanjutan.
Menyediakan sarana kandang ternak yang baik sesuai sesuai ketentuan dan peraturan serta syarat teknis yang berlaku.
Pelabuhan Perikanan (PP) Labuhan Lombok merupakan salah satu pusat kegiatan perikanan penting di Kabupaten Lombok Timur, yang berfungsi sebagai tempat pendaratan, bongkar muat hasil tangkapan ikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Seiring meningkatnya aktivitas nelayan, pengolah, dan pedagang ikan di kawasan pelabuhan, volume sampah organik dan anorganik yang dihasilkan juga semakin tinggi. Selama ini, pengelolaan sampah di kawasan pelabuhan masih dilakukan secara sederhana dan belum terpusat, sehingga berpotensi menimbulkan masalah kebersihan, pencemaran lingkungan, dan penurunan kualitas sanitasi kawasan pelabuhan. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan fasilitas Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang memadai, sesuai standar kebersihan lingkungan pelabuhan perikanan, dan mendukung sistem pengelolaan sampah terpadu. Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Kelautan dan Perikanan, kegiatan pembangunan TPS di PP Labuhan Lombok ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengelolaan lingkungan pelabuhan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan Rehabilitasi Unit Pengolahan Ikan (UPI) skala kecil dan pengadaan sarana pengolahan ini merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Kelautan dan Perikanan, yang bertujuan mendukung pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan di daerah. Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) “Ingin Maju” yang berlokasi di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, merupakan salah satu kelompok pelaku usaha kecil yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan, khususnya dalam meningkatkan nilai tambah produk ikan lokal. Namun, fasilitas Unit Pengolahan Ikan yang dimiliki kelompok masih terbatas dan mengalami penurunan fungsi, sehingga membutuhkan rehabilitasi serta tambahan sarana pendukung agar kegiatan produksi berjalan lebih optimal, higienis, dan sesuai standar keamanan pangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan UPI yang ada dapat berfungsi secara maksimal sebagai pusat kegiatan pengolahan ikan skala kecil, mendukung peningkatan kapasitas produksi, mutu produk, serta kesejahteraan anggota Poklahsar.
Menyediakan sarana kandang ternak yang baik sesuai sesuai ketentuan dan peraturan serta syarat teknis yang berlaku.
Kegiatan Rehabilitasi Unit Pengolahan Ikan (UPI) Skala Kecil dan Pengadaan Sarana Pengolahan Poklahsar Sasak Maiq di Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat merupakan bagian dari program pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah hasil perikanan serta memperkuat kapasitas pelaku usaha pengolahan hasil laut di tingkat masyarakat. Poklahsar Sasak Maiq merupakan salah satu kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan yang aktif di wilayah pesisir Batu Layar. Kelompok ini berperan penting dalam mengolah hasil tangkapan ikan menjadi berbagai produk olahan bernilai ekonomi, seperti abon ikan, kerupuk ikan, dan produk olahan lainnya. Namun, fasilitas pengolahan yang dimiliki saat ini masih terbatas dan sebagian memerlukan perbaikan, sehingga belum dapat mendukung proses produksi yang efisien dan higienis sesuai standar keamanan pangan. Melalui kegiatan rehabilitasi UPI dan pengadaan sarana pengolahan, diharapkan Poklahsar Sasak Maiq dapat meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, serta memperluas jangkauan pemasaran. Kegiatan ini juga mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan industri pengolahan ikan skala kecil yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Lombok Barat.
Menyediakan sarana kandang ternak yang baik sesuai sesuai ketentuan dan peraturan serta syarat teknis yang berlaku.