Logo
Proyek
Tanggal Mulai Proyek Jumat, 20 Agt 2021
Tanggal Berakhir Proyek Sabtu, 20 Nov 2021
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru : Kamis, 23 Okt 2025)
100%

mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.

Anggaran Proyek Rp 186,000,000
Durasi 93 hari
Tanggal Mulai Proyek Senin, 31 Agt 2020
Tanggal Berakhir Proyek Kamis, 01 Okt 2020
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru : Kamis, 23 Okt 2025)
100%

Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya di Kecamatan Taliwang, memiliki potensi perikanan yang cukup besar baik dari hasil tangkapan laut maupun budidaya ikan air tawar. Potensi ini menjadi sumber utama bahan baku bagi pelaku usaha pengolahan hasil perikanan yang tergabung dalam Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar). Salah satu kelompok yang aktif dan produktif di wilayah ini adalah Poklahsar “Sinar Pagi”, yang telah mengembangkan berbagai produk olahan ikan seperti abon ikan, kerupuk ikan, dan produk siap saji berbasis hasil laut. Namun, kegiatan produksi Poklahsar masih menghadapi sejumlah kendala, terutama pada kondisi Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang telah mengalami kerusakan serta keterbatasan sarana dan peralatan pengolahan yang memadai. Hal ini berdampak pada efisiensi proses produksi, kualitas produk, serta belum terpenuhinya standar higienitas dan keamanan pangan. Melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Kelautan dan Perikanan, kegiatan Rehabilitasi UPI skala kecil dan pengadaan sarana pengolahan bagi Poklahsar “Sinar Pagi” ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, mutu hasil olahan, serta memperkuat daya saing produk perikanan lokal di pasar regional maupun nasional.

Anggaran Proyek Rp 150,000,000
Durasi 32 hari
Tanggal Mulai Proyek Kamis, 14 Nov 2024
Tanggal Berakhir Proyek Sabtu, 14 Des 2024
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru : Kamis, 23 Okt 2025)
100%

Pekerjaan Konstruksi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Anggaran Proyek Rp 182,000,000
Durasi 31 hari
Tanggal Mulai Proyek Senin, 31 Agt 2020
Tanggal Berakhir Proyek Kamis, 01 Okt 2020
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru : Kamis, 23 Okt 2025)
100%

Kota Mataram, khususnya Kecamatan Ampenan, merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki potensi besar di sektor perikanan tangkap dan pengolahan hasil perikanan. Berbagai kelompok masyarakat pesisir telah mengembangkan usaha pengolahan ikan untuk meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan, salah satunya adalah Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) “Cakalang”. Poklahsar “Cakalang” selama ini berperan aktif dalam mengolah hasil perikanan menjadi berbagai produk olahan seperti abon ikan, ikan asap, kerupuk ikan, dan produk inovatif lainnya. Namun, kegiatan produksi kelompok masih menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas dan peralatan pengolahan, serta kondisi Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang sudah kurang layak dan tidak sepenuhnya memenuhi standar sanitasi dan higienitas pengolahan pangan. Melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Kelautan dan Perikanan, kegiatan Rehabilitasi UPI skala kecil dan pengadaan sarana pengolahan Poklahsar “Cakalang” ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas sarana produksi, memperkuat kapasitas pengolahan hasil perikanan, serta mendukung pengembangan ekonomi masyarakat pesisir di wilayah Kota Mataram.

Anggaran Proyek Rp 150,000,000
Durasi 32 hari
Tanggal Mulai Proyek Selasa, 14 Sep 2021
Tanggal Berakhir Proyek Selasa, 14 Des 2021
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru : Kamis, 23 Okt 2025)
100%

mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.

Anggaran Proyek Rp 185,999,998
Durasi 92 hari
Tanggal Mulai Proyek Senin, 31 Agt 2020
Tanggal Berakhir Proyek Selasa, 01 Sep 2020
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru : Kamis, 23 Okt 2025)
100%

Kota Bima, khususnya di Kecamatan Raba, merupakan salah satu wilayah pesisir dengan potensi sumber daya perikanan yang cukup besar. Banyak kelompok usaha masyarakat, terutama Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), yang memanfaatkan hasil tangkapan ikan untuk diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti abon ikan, kerupuk ikan, nugget, dan produk olahan kering lainnya. Salah satu kelompok yang aktif dalam kegiatan tersebut adalah Poklahsar “La Nina”, yang telah berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dan peningkatan nilai jual hasil perikanan. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi Unit Pengolahan Ikan (UPI) milik kelompok ini mengalami penurunan fungsi dan kualitas akibat keterbatasan sarana, prasarana, serta peralatan pengolahan yang tidak lagi memenuhi standar higienitas dan efisiensi produksi. Melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Kelautan dan Perikanan, kegiatan Rehabilitasi UPI skala kecil dan pengadaan sarana pengolahan bagi Poklahsar “La Nina” ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan kemampuan produksi kelompok, sehingga hasil olahan lebih higienis, bernilai jual tinggi, serta mampu bersaing di pasar lokal dan regional.

Anggaran Proyek Rp 150,000,000
Durasi 2 hari
Tanggal Mulai Proyek Kamis, 19 Okt 2023
Tanggal Berakhir Proyek Sabtu, 19 Okt 2024
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru : Kamis, 23 Okt 2025)
100%

Peningkatan Kualitas Air Bersih Dusun Mekar Sari Desa Bukit Damai Kecamatan Maluk Kab. Sumbawa Barat (DBHCHT)

Anggaran Proyek Rp 191,000,000
Durasi 367 hari
Tanggal Mulai Proyek Senin, 23 Agt 2021
Tanggal Berakhir Proyek Selasa, 23 Nov 2021
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru : Kamis, 23 Okt 2025)
100%

mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.

Anggaran Proyek Rp 186,000,000
Durasi 93 hari
Tanggal Mulai Proyek Senin, 23 Okt 2023
Tanggal Berakhir Proyek Rabu, 23 Okt 2024
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru : Kamis, 23 Okt 2025)
100%

Pembangunan Prasarana Limbah Domestik RT 001 RW 067 Kel. Pagesangan Barat Kec. Mataram Kota Mataram (DBHCHT)

Anggaran Proyek Rp 191,000,000
Durasi 367 hari
Tanggal Mulai Proyek Kamis, 16 Des 2021
Tanggal Berakhir Proyek Minggu, 16 Jan 2022
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru : Kamis, 23 Okt 2025)
100%

Kelompok Tani Ternak (KTT) Melet Bedoe di Dusun Medas, Desa Kekait, merupakan kelompok ternak yang bergerak dalam usaha pemeliharaan dan pengembangan sapi/kerbau sebagai salah satu sumber pendapatan utama masyarakat. Saat ini, kelompok menghadapi keterbatasan fasilitas kandang yang layak dan sesuai standar, sehingga manajemen pemeliharaan, kesehatan, serta produktivitas ternak belum optimal. Melalui kegiatan Fasilitasi Kandang Kelompok Sapi/Kerbau, diharapkan KTT Melet Bedoe dapat memiliki sarana pemeliharaan yang lebih baik, higienis, dan efisien guna mendukung peningkatan produktivitas ternak, memperkuat kelembagaan kelompok, serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Anggaran Proyek Rp 190,000,000
Durasi 32 hari
Menampilkan 10 dari 2531 entri