Jalan Usaha Tani Kelompok Tani So Karoto yang berlokasi di Desa Kuta, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima merupakan prasarana penunjang kegiatan pertanian yang berfungsi mempermudah akses petani menuju lahan garapan. Jalan ini mendukung kelancaran distribusi sarana produksi dan hasil pertanian, sehingga dapat meningkatkan efisiensi usaha tani dan kesejahteraan anggota kelompok tani.
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Mele Maju III yang berada di Dusun Tanak Beak Lauq, Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat merupakan sarana pengairan pertanian yang berfungsi menyalurkan air irigasi dari jaringan sekunder ke lahan pertanian anggota kelompok tani. Keberadaan jaringan ini mendukung kelancaran usaha tani, khususnya tanaman padi dan komoditas pertanian lainnya, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan petani setempat.
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Inget Mudi di Desa Presak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat merupakan prasarana pengairan yang berfungsi menyalurkan air dari jaringan sekunder ke lahan pertanian anggota kelompok tani. Jaringan ini mendukung kegiatan pertanian sawah dan palawija dengan sistem pembagian air yang lebih teratur, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan masyarakat setempat.
Peningkatan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) di Permukiman merupakan kegiatan pembangunan dan/atau rehabilitasi infrastruktur dasar permukiman guna meningkatkan kualitas lingkungan hunian yang layak, aman, sehat, dan berkelanjutan. Proyek ini ditujukan untuk mendukung kenyamanan masyarakat serta mendorong tertatanya kawasan permukiman secara terpadu.
Proyek Pembangunan Jalan Irigasi Tersier sebanyak 1 (satu) paket di Kelompok Tani merupakan kegiatan infrastruktur pendukung sektor pertanian yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas lahan pertanian serta mendukung kelancaran pengelolaan jaringan irigasi tersier. Jalan ini dibangun di sepanjang atau di sekitar saluran irigasi tersier yang berada di wilayah kelompok tani sebagai sarana mobilitas petani, pengangkutan sarana produksi, dan hasil pertanian.
Proyek Pembangunan Jalan Usaha Tani merupakan kegiatan pembangunan infrastruktur perdesaan yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas di kawasan pertanian. Jalan ini dirancang untuk mendukung aktivitas petani dalam mengangkut sarana produksi pertanian serta hasil panen dari lahan pertanian menuju tempat pengolahan, penyimpanan, dan pasar.
Proyek Pembangunan Jalan Usaha Tani merupakan kegiatan pembangunan infrastruktur perdesaan yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas di kawasan pertanian. Jalan ini dirancang untuk mendukung aktivitas petani dalam mengangkut sarana produksi pertanian serta hasil panen dari lahan pertanian menuju tempat pengolahan, penyimpanan, dan pasar.
Proyek Pembangunan Jalan Usaha Tani merupakan kegiatan pembangunan infrastruktur perdesaan yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas di kawasan pertanian. Jalan ini dirancang untuk mendukung aktivitas petani dalam mengangkut sarana produksi pertanian serta hasil panen dari lahan pertanian menuju tempat pengolahan, penyimpanan, dan pasar.
Proyek Pembangunan Jalan Usaha Tani merupakan kegiatan pembangunan infrastruktur perdesaan yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas di kawasan pertanian. Jalan ini dirancang untuk mendukung aktivitas petani dalam mengangkut sarana produksi pertanian serta hasil panen dari lahan pertanian menuju tempat pengolahan, penyimpanan, dan pasar.
Proyek Pembangunan Jalan Usaha Tani merupakan kegiatan pembangunan infrastruktur perdesaan yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas di kawasan pertanian. Jalan ini dirancang untuk mendukung aktivitas petani dalam mengangkut sarana produksi pertanian serta hasil panen dari lahan pertanian menuju tempat pengolahan, penyimpanan, dan pasar.