Logo
Detail Proyek
Tanggal Mulai Proyek Senin, 08 Jul 2024
Tanggal Berakhir Proyek Selasa, 08 Okt 2024
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru: Selasa, 21 Okt 2025)
100%
PROGRAM : PENYEDIAAN DAN PENGEMBANGAN PRASARANA PERTANIAN
KEGIATAN : PENATAAN PRASARANA PERTANIAN
SUB KEGIATAN : PEMBANGUNAN, REHABILITASI DAN PEMELIHARAAN RUTIN GEDUNG UPTD
PERTANIAN SERTA SARANA PENDUKUNGNYA.
Anggaran Proyek Rp 190,000,000
Durasi 93 hari

Identitas Proyek

1 Nomor Referensi 11268037
2 Pemilik Proyek Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Ekonomi, Pertanian
4 Nama Proyek Pembangunan Saluran Irigasi UPB Puyung
5 Lokasi Proyek dinas pertanian dan perkebunan prov. ntb
6 Tujuan Proyek Saluran Irigasi memenuhi kriteria : berfungsi dengan baik, sesuai dengan tujuan perencanaan, memiliki keandalan dan daya tahan bangunan yang tinggi serta memenuhi aspek keindahan
7 Gambaran Proyek PROGRAM : PENYEDIAAN DAN PENGEMBANGAN PRASARANA PERTANIAN KEGIATAN : PENATAAN PRASARANA PERTANIAN SUB KEGIATAN : PEMBANGUNAN, REHABILITASI DAN PEMELIHARAAN RUTIN GEDUNG UPTD PERTANIAN SERTA SARANA PENDUKUNGNYA.

Persiapan Proyek

1 Lingkup Proyek
proyek pembangunan saluran irigasi mencakup beberapa kegiatan utama: 
Konstruksi dan Pembangunan Fisik: Meliputi pekerjaan galian tanah, timbunan, pasangan batu, plesteran, dan perapian saluran sesuai dengan spesifikasi teknis dan gambar kerja.
Penyediaan dan Pengaturan Air: Merancang sistem hidrolik untuk mengalirkan air dari sumber (seperti bendungan atau sungai) ke lahan pertanian secara efisien.
Pembangunan Bangunan Pelengkap: Termasuk pembangunan atau perbaikan bangunan utama (misalnya, bendung), bangunan pengatur (misalnya, bangunan bagi), dan bangunan pelengkap (misalnya, talang) yang diperlukan untuk mendukung sistem irigasi.
Tujuan dan Manfaat: Tujuan utama proyek ini adalah untuk memastikan ketersediaan air yang cukup bagi sawah atau lahan pertanian, mendukung peningkatan produktivitas pertanian, dan menjamin ketahanan pangan di daerah terkait.
Perencanaan Teknis: Mencakup analisis hidrologi, hidraulika, topografi, dan kebutuhan pertanian untuk memastikan desain saluran irigasi optimal.
Pelibatan Masyarakat: Proyek irigasi sering melibatkan peran serta masyarakat petani setempat atau Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), terutama dalam program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI).
Aspek Administratif dan Pengawasan: Meliputi penyusunan laporan kemajuan fisik, dokumentasi pekerjaan (0%, 50%, 100%), uji laboratorium bahan, serta masa pemeliharaan setelah konstruksi selesai. 
Proyek UPB Puyung kemungkinan besar berfokus pada rehabilitasi, perbaikan, atau peningkatan jaringan irigasi yang sudah ada untuk meningkatkan fungsi dan kondisinya, yang merupakan kegiatan umum dalam pengelolaan irigasi oleh pemerintah daerah atau pusat.
2 Dampak Lingkungan Pembangunan Saluran Irigasi UPB Puyung memberikan dampak positif yang penting bagi lingkungan. Keberadaan saluran irigasi yang tertata dengan baik membantu mengatur aliran air sehingga mengurangi risiko genangan dan erosi tanah. Air dapat mengalir lebih terarah sehingga menjaga keseimbangan kelembapan tanah, mencegah terjadinya banjir kecil, dan meningkatkan kualitas lingkungan di area pertanian maupun permukiman sekitar. Selain itu, saluran irigasi yang baik mendukung konservasi air karena distribusi air menjadi lebih efisien dan tidak banyak terbuang.
3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman Terhadap lahan dan permukiman, pembangunan saluran irigasi memberikan manfaat langsung berupa peningkatan produktivitas lahan pertanian karena pasokan air menjadi lebih stabil dan terjamin. Lahan menjadi lebih subur dan dapat ditanami sepanjang musim, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani. Permukiman di sekitar saluran juga mendapatkan keuntungan berupa lingkungan yang lebih tertata, berkurangnya risiko banjir, serta meningkatnya kenyamanan masyarakat yang bergantung pada keberlanjutan lahan pertanian. Infrastruktur irigasi yang baik turut mendorong perkembangan ekonomi lokal dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.
4 Rincian Kontak Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
5 Sumber Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
6 Anggaran Proyek Rp 190,000,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 8 Juli 2024

Penyelesaian Proyek

1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 190,000,000
3 Tanggal Akhir 8 Oktober 2024
4 Lingkup Akhir
Pembangunan Sumber-sumber Air Sumber Dana : DAK Fisik-Bidang
PertanianPenugasan-Pembangunan/Renovasi Sarana dan Prasarana Fisik
Dasar Pembangunan Pertanian.
- Pengadaan Jasa Konstruksi Pembangunan Saluran Irigasi UPB Puyung
5 Alasan Perubahan Pada Proyek
tidak ada perubahan
6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -

Konteks Pengadaan

1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Pengadaan Langsung
3 Jenis Kontrak Pekerjaan Kontruksi
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 1
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 1
7 Perkiraan Biaya Rp 190,000,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB
9 Judul Kontrak Pembangunan Saluran Irigasi UPB Puyung
10 Perusahaan Kontrak CV. SAMAS
11 Harga Kontrak Rp 190,000,000
12 Lingkup Kontrak
Pembangunan Sumber-sumber Air Sumber Dana : DAK Fisik-Bidang
PertanianPenugasan-Pembangunan/Renovasi Sarana dan Prasarana Fisik
Dasar Pembangunan Pertanian.
- Pengadaan Jasa Konstruksi Pembangunan Saluran Irigasi UPB Puyung
13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 8 Juli 2024 s/d 8 Oktober 2024

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi