Tanggal Mulai Proyek
Selasa, 15 Okt 2019
Tanggal Berakhir Proyek
Rabu, 11 Des 2019
Kemajuan -
Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru:
Rabu, 22 Okt 2025)
Rumah Jabatan Gubernur sebagai fasilitas kedinasan utama Pemerintah Provinsi NTB memerlukan kondisi bangunan yang layak dan representatif. Salah satu bagian penting yaitu dapur bersih, berfungsi sebagai area penyajian dan penunjang kegiatan resmi pemerintahan maupun penerimaan tamu negara.
Seiring waktu, kondisi fisik dapur mengalami penurunan, seperti kerusakan pada lantai, plafon, instalasi listrik, dan peralatan dapur, sehingga perlu dilakukan renovasi untuk menjaga kenyamanan dan kelayakan fungsi bangunan.
Anggaran Proyek
Rp
200,000,000
Identitas Proyek
| 1 |
Nomor Referensi |
155037 |
| 2 |
Pemilik Proyek |
Sekretariat Daerah NTB,
Kantor Induk |
| 3 |
Sektor, Subsektor |
Pemerintahan,
Tata Kelola Pemerintahan |
| 4 |
Nama Proyek |
Pengadaan Bangunan Rumah Negara Golongan I; Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur untuk biaya Biaya Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur |
| 5 |
Lokasi Proyek |
Rumah Jabatan Gubernur |
| 6 |
Tujuan Proyek |
Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur |
| 7 |
Gambaran Proyek |
Rumah Jabatan Gubernur sebagai fasilitas kedinasan utama Pemerintah Provinsi NTB memerlukan kondisi bangunan yang layak dan representatif. Salah satu bagian penting yaitu dapur bersih, berfungsi sebagai area penyajian dan penunjang kegiatan resmi pemerintahan maupun penerimaan tamu negara.
Seiring waktu, kondisi fisik dapur mengalami penurunan, seperti kerusakan pada lantai, plafon, instalasi listrik, dan peralatan dapur, sehingga perlu dilakukan renovasi untuk menjaga kenyamanan dan kelayakan fungsi bangunan. |
Persiapan Proyek
| 1 |
Lingkup Proyek |
Pengadaan Bangunan Rumah Negara Golongan I; Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur untuk biaya Biaya Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur
|
| 2 |
Dampak Lingkungan |
Secara umum, kegiatan renovasi dapur bersih di Rumah Jabatan (RJ) Gubernur tidak menimbulkan dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan, karena pekerjaan dilakukan di area bangunan yang sudah ada dan tidak memerlukan pembukaan lahan baru. Aktivitas konstruksi hanya bersifat ringan, seperti perbaikan struktur, penggantian peralatan, serta peningkatan kebersihan dan tata ruang dapur.
Potensi dampak lingkungan yang muncul, seperti debu, kebisingan, dan limbah konstruksi dalam skala kecil, bersifat sementara dan dapat diminimalkan melalui pengelolaan lingkungan yang baik, seperti pembersihan rutin, pengumpulan sisa material, serta pembatasan waktu kerja.
Setelah kegiatan renovasi selesai, kondisi lingkungan di sekitar bangunan akan menjadi lebih bersih, sehat, dan tertata, mendukung fungsi dapur sebagai ruang pelayanan dan penunjang aktivitas rumah jabatan. Dengan demikian, proyek ini secara keseluruhan memberikan dampak positif terhadap lingkungan fisik dan kenyamanan hunian, tanpa menimbulkan gangguan berarti bagi lingkungan sekitar. |
| 3 |
Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman |
Secara umum, pelaksanaan proyek renovasi dapur bersih di Rumah Jabatan (RJ) Gubernur tidak memberikan dampak negatif yang berarti terhadap lahan dan permukiman, karena kegiatan dilakukan di area bangunan yang sudah ada tanpa memerlukan perluasan atau perubahan fungsi lahan. Tidak terdapat kegiatan yang menimbulkan gangguan terhadap lingkungan permukiman, mengingat proyek berlangsung di dalam kawasan rumah jabatan yang tertutup dan teratur.
Dampak yang mungkin muncul hanya bersifat sementara selama masa pelaksanaan, seperti aktivitas pekerja, kebisingan ringan, dan mobilisasi bahan bangunan. Dampak ini dapat dikendalikan melalui pengaturan waktu kerja, penataan area proyek, dan pembersihan rutin setelah pekerjaan selesai.
Setelah renovasi selesai, kondisi lingkungan sekitar akan menjadi lebih tertata, bersih, dan nyaman, mendukung fungsi bangunan serta meningkatkan kualitas lingkungan hunian. Dengan demikian, proyek ini secara keseluruhan tidak menimbulkan gangguan terhadap lahan dan permukiman, melainkan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan dan tata lingkungan Rumah Jabatan Gubernur. |
| 4 |
Rincian Kontak |
Jl. Pejanggik No.12, Mataram Bar., Kec. Mataram
|
| 5 |
Sumber Dana |
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
|
| 6 |
Anggaran Proyek |
Rp
200,000,000
|
| 7 |
Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek |
1 Agustus 2019
|
Penyelesaian Proyek
| 1 |
Status Proyek |
Pemeliharaan
|
| 2 |
Biaya Akhir |
Rp
200,000,000
|
| 3 |
Tanggal Akhir |
11 Desember 2019
|
| 4 |
Lingkup Akhir |
Pengadaan Bangunan Rumah Negara Golongan I; Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur untuk biaya Biaya Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur
|
| 5 |
Alasan Perubahan Pada Proyek |
Tidak ada perubahan
|
| 6 |
Referensi Laporan Audit dan Evaluasi |
-
|
Konteks Pengadaan
| 1 |
Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak |
Sekretariat Daerah NTB,
Jl. Pejanggik No.12, Mataram Bar., Kec. Mataram
|
| 2 |
Proses Pengadaan |
Pengadan Langsung |
| 3 |
Jenis Kontrak |
Pekerjaan Konstruksi |
| 4 |
Status Kontrak |
- |
| 5 |
Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding |
1
|
| 6 |
Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran |
1
|
| 7 |
Perkiraan Biaya |
Rp
200,000,000
|
| 8 |
Entitas Administrasi Kontrak |
Sekretariat Daerah NTB |
| 9 |
Judul Kontrak |
Pengadaan Bangunan Rumah Negara Golongan I; Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur untuk biaya Biaya Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur
|
| 10 |
Perusahaan Kontrak |
CV. EMPAT BERLIAN
|
| 11 |
Harga Kontrak |
Rp
200,000,000
|
| 12 |
Lingkup Kontrak |
Pengadaan Bangunan Rumah Negara Golongan I; Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur untuk biaya Biaya Renovasi Dapur Bersih RJ. Gubernur
|
| 13 |
Tanggal Mulai dan
Lama Kontrak |
15 Oktober 2019
s/d
11 Desember 2019
|