Logo
Detail Proyek
Tanggal Mulai Proyek Jumat, 24 Des 2021
Tanggal Berakhir Proyek Selasa, 28 Des 2021
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru: Rabu, 22 Okt 2025)
100%
Sektor perikanan budidaya merupakan salah satu sektor unggulan yang berpotensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penciptaan lapangan kerja, khususnya di wilayah pesisir. Kabupaten Dompu sebagai salah satu daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki potensi sumber daya perairan payau yang cukup luas dan layak dikembangkan untuk kegiatan budidaya tambak.
Desa Riwo, Kecamatan Woja, merupakan salah satu wilayah yang memiliki lahan potensial untuk kegiatan budidaya air payau atau tambak, terutama untuk komoditas unggulan seperti udang vaname, bandeng, dan ikan nila salin. Namun, para pembudidaya di wilayah ini masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana pendukung budidaya, seperti pompa air, kincir, terpal, pakan, dan peralatan teknis lainnya. Kondisi ini menyebabkan produktivitas dan efisiensi usaha budidaya belum optimal.
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir, maka melalui kegiatan Belanja Hibah Barang Sarana Budidaya Air Payau/Tambak Desa Riwo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, dilakukan pemberian bantuan sarana kepada kelompok pembudidaya. Bantuan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan produksi, meningkatkan efisiensi usaha tambak, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan.
Kegiatan hibah sarana budidaya ini juga sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor unggulan berbasis potensi lokal, sekaligus mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam pengembangan ekonomi biru (blue economy) dan ketahanan pangan daerah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kelompok masyarakat pembudidaya di Desa Riwo dapat meningkatkan produktivitas, memperluas usaha, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Anggaran Proyek Rp 195,400,000
Durasi 5 hari

Identitas Proyek

1 Nomor Referensi 8628037
2 Pemilik Proyek Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Pemerintahan, Tata Kelola Pemerintahan
4 Nama Proyek Belanja Hibah Barang Sarana budidaya air payau/tambak desa riwo, Kab. Dompu, Woja, Riwo
5 Lokasi Proyek desa riwo, Kab. Dompu, Woja, Riwo
6 Tujuan Proyek Belanja Hibah Barang Sarana budidaya air payau/tambak desa riwo, Kab. Dompu, Woja, Riwo
7 Gambaran Proyek Sektor perikanan budidaya merupakan salah satu sektor unggulan yang berpotensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penciptaan lapangan kerja, khususnya di wilayah pesisir. Kabupaten Dompu sebagai salah satu daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki potensi sumber daya perairan payau yang cukup luas dan layak dikembangkan untuk kegiatan budidaya tambak. Desa Riwo, Kecamatan Woja, merupakan salah satu wilayah yang memiliki lahan potensial untuk kegiatan budidaya air payau atau tambak, terutama untuk komoditas unggulan seperti udang vaname, bandeng, dan ikan nila salin. Namun, para pembudidaya di wilayah ini masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana pendukung budidaya, seperti pompa air, kincir, terpal, pakan, dan peralatan teknis lainnya. Kondisi ini menyebabkan produktivitas dan efisiensi usaha budidaya belum optimal. Sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir, maka melalui kegiatan Belanja Hibah Barang Sarana Budidaya Air Payau/Tambak Desa Riwo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, dilakukan pemberian bantuan sarana kepada kelompok pembudidaya. Bantuan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan produksi, meningkatkan efisiensi usaha tambak, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan. Kegiatan hibah sarana budidaya ini juga sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor unggulan berbasis potensi lokal, sekaligus mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam pengembangan ekonomi biru (blue economy) dan ketahanan pangan daerah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kelompok masyarakat pembudidaya di Desa Riwo dapat meningkatkan produktivitas, memperluas usaha, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Persiapan Proyek

1 Lingkup Proyek
kegiatan ini tidak menimbulkan perubahan lahan yang signifikan dan lebih banyak memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan warga. Dampak negatif bersifat terlokalisir dan dapat dikurangi melalui pengelolaan air dan tata kelola tambak yang baik.
2 Dampak Lingkungan Dampak lingkungan dapat dikendalikan dengan manajemen kolam yang tepat. Jika dikelola secara baik, hibah sarana budidaya akan meningkatkan hasil ekonomi dan produktivitas tanpa merusak lingkungan
3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman kegiatan ini tidak menimbulkan perubahan lahan yang signifikan dan lebih banyak memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan warga. Dampak negatif bersifat terlokalisir dan dapat dikurangi melalui pengelolaan air dan tata kelola tambak yang baik
4 Rincian Kontak Jl. Semanggi Jl. Pejanggik No.8, Monjok Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
5 Sumber Dana APBD 2021
6 Anggaran Proyek Rp 195,400,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 24 Desember 2021

Penyelesaian Proyek

1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 195,400,000
3 Tanggal Akhir 28 Desember 2021
4 Lingkup Akhir
Belanja Hibah Barang Sarana budidaya air payau/tambak desa riwo, Kab. Dompu, Woja, Riwo
5 Alasan Perubahan Pada Proyek
Tidak ada
6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -

Konteks Pengadaan

1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jl. Semanggi Jl. Pejanggik No.8, Monjok Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Pengadaan Langsung
3 Jenis Kontrak Pekerjaan Konstruksi
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 1
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 1
7 Perkiraan Biaya Rp 195,400,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat
9 Judul Kontrak Belanja Hibah Barang Sarana budidaya air payau/tambak desa riwo, Kab. Dompu, Woja, Riwo
10 Perusahaan Kontrak CV. SABBAT
11 Harga Kontrak Rp 195,400,000
12 Lingkup Kontrak
Belanja Hibah Barang Sarana budidaya air payau/tambak desa riwo, Kab. Dompu, Woja, Riwo
13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 24 Desember 2021 s/d 28 Desember 2021

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi