Logo
Detail Proyek
Tanggal Mulai Proyek Kamis, 02 Des 2021
Tanggal Berakhir Proyek Minggu, 02 Jan 2022
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru: Jumat, 07 Nov 2025)
100%
Proyek Pengadaan/Fasilitasi Kandang Ternak Kelompok Ternak Sori Mori di Dusun Madafanda, Desa Mumbu, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak lokal. Proyek ini meliputi pembangunan kandang ternak yang layak, kuat, dan higienis untuk mendukung kegiatan budidaya sapi atau kambing secara berkelompok. Selain penyediaan infrastruktur kandang, proyek juga dapat mencakup pelatihan pengelolaan ternak, manajemen pakan, serta sistem kebersihan lingkungan kandang. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan kelompok ternak Sori Mori dapat meningkatkan efisiensi usaha, mengurangi tingkat kematian ternak, serta memperluas skala produksi secara berkelanjutan.
Anggaran Proyek Rp 110,000,000
Durasi 32 hari

Identitas Proyek

1 Nomor Referensi 8120037
2 Pemilik Proyek Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Ekonomi, Pertanian
4 Nama Proyek Pengadaan/Fasilitasi kandang Ternak Kelompok Ternak Kelompok Ternak Sori Mori, Dsn. Madafanda, Ds. Mumbu, Kec. Woja, Kab. Dompu
5 Lokasi Proyek Dsn. Madafanda, Ds. Mumbu, Kec. Woja - Dompu (Kab.)
6 Tujuan Proyek Peningkatan Alat Pertanian
7 Gambaran Proyek Proyek Pengadaan/Fasilitasi Kandang Ternak Kelompok Ternak Sori Mori di Dusun Madafanda, Desa Mumbu, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak lokal. Proyek ini meliputi pembangunan kandang ternak yang layak, kuat, dan higienis untuk mendukung kegiatan budidaya sapi atau kambing secara berkelompok. Selain penyediaan infrastruktur kandang, proyek juga dapat mencakup pelatihan pengelolaan ternak, manajemen pakan, serta sistem kebersihan lingkungan kandang. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan kelompok ternak Sori Mori dapat meningkatkan efisiensi usaha, mengurangi tingkat kematian ternak, serta memperluas skala produksi secara berkelanjutan.

Persiapan Proyek

1 Lingkup Proyek
Lingkup proyek meliputi beberapa tahapan kegiatan, antara lain: (1) identifikasi kebutuhan kelompok ternak dan survei lokasi pembangunan kandang; (2) penyusunan desain dan spesifikasi teknis kandang ternak; (3) pelaksanaan pembangunan fisik kandang lengkap dengan fasilitas pendukung seperti tempat pakan, saluran air, dan penampungan limbah; (4) pelatihan dan pendampingan bagi anggota kelompok ternak dalam pengelolaan dan pemeliharaan kandang; serta (5) monitoring dan evaluasi keberlanjutan pasca pembangunan. Proyek ini bersifat kolaboratif antara pemerintah daerah, kelompok ternak, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
2 Dampak Lingkungan Dampak lingkungan dari proyek ini secara umum bersifat positif apabila dikelola dengan baik, karena kandang yang teratur dan memenuhi standar sanitasi dapat mengurangi pencemaran lingkungan dari limbah ternak. Namun demikian, potensi dampak negatif juga perlu diantisipasi, seperti bau tidak sedap, pencemaran air tanah akibat limbah cair, serta meningkatnya populasi serangga atau lalat di sekitar area kandang. Untuk meminimalkan dampak tersebut, perlu diterapkan sistem pengelolaan limbah yang baik, seperti pembuatan saluran pembuangan tertutup, pemanfaatan kotoran ternak menjadi pupuk organik, serta penanaman vegetasi peneduh di sekitar lokasi kandang.
3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman Kegiatan pembangunan kandang ternak ini berpotensi mengubah sebagian penggunaan lahan di Dusun Madafanda, terutama jika sebelumnya merupakan lahan terbuka atau pertanian. Namun, dengan perencanaan tata letak yang tepat, proyek ini dapat berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Jarak antara kandang dengan pemukiman penduduk perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan gangguan bau maupun suara bagi warga. Selain itu, pemanfaatan lahan secara produktif untuk kegiatan peternakan dapat menjadi contoh pengelolaan lahan berkelanjutan di wilayah desa, terutama jika disinergikan dengan kegiatan pertanian terpadu.
4 Rincian Kontak Jl. Airlangga No.56, Kekalik Jaya, Kec. Sekarbela, Kota Mataram
5 Sumber Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
6 Anggaran Proyek Rp 110,000,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 17 November 2021

Penyelesaian Proyek

1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 110,000,000
3 Tanggal Akhir 2 Januari 2022
4 Lingkup Akhir
Lingkup proyek meliputi beberapa tahapan kegiatan, antara lain: (1) identifikasi kebutuhan kelompok ternak dan survei lokasi pembangunan kandang; (2) penyusunan desain dan spesifikasi teknis kandang ternak; (3) pelaksanaan pembangunan fisik kandang lengkap dengan fasilitas pendukung seperti tempat pakan, saluran air, dan penampungan limbah; (4) pelatihan dan pendampingan bagi anggota kelompok ternak dalam pengelolaan dan pemeliharaan kandang; serta (5) monitoring dan evaluasi keberlanjutan pasca pembangunan. Proyek ini bersifat kolaboratif antara pemerintah daerah, kelompok ternak, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
5 Alasan Perubahan Pada Proyek
tidak ada
6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -

Konteks Pengadaan

1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Setda Provinsi NTB, Gubernur NTB, Gedung I, Jl. Pejanggik No.12 Lantai 2 Kantor, Pejanggik, Kec. Mataram, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Pengadaan Langsung
3 Jenis Kontrak Pekerjaan Konstruksi
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 1
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 1
7 Perkiraan Biaya Rp 110,000,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB
9 Judul Kontrak Pengadaan/Fasilitasi kandang Ternak Kelompok Ternak Kelompok Ternak Sori Mori, Dsn. Madafanda, Ds. Mumbu, Kec. Woja, Kab. Dompu
10 Perusahaan Kontrak -
11 Harga Kontrak Rp 110,000,000
12 Lingkup Kontrak
Lingkup proyek meliputi beberapa tahapan kegiatan, antara lain: (1) identifikasi kebutuhan kelompok ternak dan survei lokasi pembangunan kandang; (2) penyusunan desain dan spesifikasi teknis kandang ternak; (3) pelaksanaan pembangunan fisik kandang lengkap dengan fasilitas pendukung seperti tempat pakan, saluran air, dan penampungan limbah; (4) pelatihan dan pendampingan bagi anggota kelompok ternak dalam pengelolaan dan pemeliharaan kandang; serta (5) monitoring dan evaluasi keberlanjutan pasca pembangunan. Proyek ini bersifat kolaboratif antara pemerintah daerah, kelompok ternak, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 2 Desember 2021 s/d 2 Januari 2022

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi