Tanggal Mulai Proyek
Senin, 29 Jan 2024
Tanggal Berakhir Proyek
Rabu, 21 Feb 2024
Kemajuan -
Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru:
Jumat, 26 Des 2025)
Kegiatan "Pemeliharaan rutin (swakelola) /rambasan DI. Gebong ( 2161 Ha) adalah upaya untuk menjaga dan memelihara kondisi jaringan irigasi di Daerah Irigasi DI. Gebongk yang memiliki luas layanan 2161 hektar, dengan metode pelaksanaan secara swakelola.
Anggaran Proyek
Rp
196,316,800
Identitas Proyek
| 1 |
Nomor Referensi |
2568037 |
| 2 |
Pemilik Proyek |
BALAI PENGELOLAAN SUMBERDAYA AIR DAN HIDROLOGI WILAYAH SUNGAI PULAU LOMBOK,
Kantor Induk |
| 3 |
Sektor, Subsektor |
Pemerintahan,
Tata Kelola Pemerintahan |
| 4 |
Nama Proyek |
Pemeliharaan rutin (swakelola) /rambasan DI. Gebong ( 2161 Ha) |
| 5 |
Lokasi Proyek |
DI. Gebong - Pulau Lombok |
| 6 |
Tujuan Proyek |
Menjamin ketersediaan dan distribusi air yang lancar dan adil kepada para petani. Mempertahankan fungsi optimal jaringan irigasi. Mencegah kerusakan dini pada infrastruktur irigasi akibat sedimentasi, gulma, atau faktor lainnya. Meningkatkan partisipasi masyarakat petani dalam pengelolaan jaringan irigasi, yang mendukung ketahanan pangan daerah. |
| 7 |
Gambaran Proyek |
Kegiatan "Pemeliharaan rutin (swakelola) /rambasan DI. Gebong ( 2161 Ha) adalah upaya untuk menjaga dan memelihara kondisi jaringan irigasi di Daerah Irigasi DI. Gebongk yang memiliki luas layanan 2161 hektar, dengan metode pelaksanaan secara swakelola. |
Persiapan Proyek
| 1 |
Lingkup Proyek |
Pembersihan saluran irigasi dari lumpur, sampah, dan gulma air/rumput liar.
Perbaikan kecil pada tanggul atau tebing saluran yang longsor.
Pemantauan dan pelaporan kondisi jaringan irigasi secara berkala.
|
| 2 |
Dampak Lingkungan |
Peningkatan Efisiensi Penggunaan Air. Peningkatan Kesehatan Ekosistem Pertanian. Pengurangan Risiko Banjir Lokal. Menjaga Kualitas Tanah |
| 3 |
Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman |
Peningkatan Produktivitas Lahan. Pencegahan Kerusakan Lahan. Optimalisasi Tata Kelola Air di Lahan. Pengurangan Risiko Bencana (Banjir Lokal). Peningkatan Kesehatan Lingkungan Permukiman. |
| 4 |
Rincian Kontak |
-
|
| 5 |
Sumber Dana |
APBD 2024
|
| 6 |
Anggaran Proyek |
Rp
196,316,800
|
| 7 |
Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek |
29 Januari 2024
|
Penyelesaian Proyek
| 1 |
Status Proyek |
Pemeliharaan
|
| 2 |
Biaya Akhir |
Rp
49,079,200
|
| 3 |
Tanggal Akhir |
21 Februari 2024
|
| 4 |
Lingkup Akhir |
Pembersihan saluran irigasi dari lumpur, sampah, dan gulma air/rumput liar.
Perbaikan kecil pada tanggul atau tebing saluran yang longsor.
Pemantauan dan pelaporan kondisi jaringan irigasi secara berkala.
|
| 5 |
Alasan Perubahan Pada Proyek |
Tidak ada perubahan
|
| 6 |
Referensi Laporan Audit dan Evaluasi |
-
|
Konteks Pengadaan
| 1 |
Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak |
Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Setda Provinsi NTB,
Gubernur NTB, Gedung I, Jl. Pejanggik No.12 Lantai 2 Kantor, Pejanggik, Kec. Mataram, Kota Mataram
|
| 2 |
Proses Pengadaan |
Swakelola |
| 3 |
Jenis Kontrak |
Pekerjaan Konstruksi |
| 4 |
Status Kontrak |
- |
| 5 |
Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding |
1
|
| 6 |
Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran |
1
|
| 7 |
Perkiraan Biaya |
Rp
196,316,800
|
| 8 |
Entitas Administrasi Kontrak |
BALAI PENGELOLAAN SUMBERDAYA AIR DAN HIDROLOGI WILAYAH SUNGAI PULAU LOMBOK |
| 9 |
Judul Kontrak |
Pemeliharaan rutin (swakelola) /rambasan DI. Gebong ( 2161 Ha)
|
| 10 |
Perusahaan Kontrak |
ROZAN FAHRIADY
|
| 11 |
Harga Kontrak |
Rp
49,079,200
|
| 12 |
Lingkup Kontrak |
Pembersihan saluran irigasi dari lumpur, sampah, dan gulma air/rumput liar.
Perbaikan kecil pada tanggul atau tebing saluran yang longsor.
Pemantauan dan pelaporan kondisi jaringan irigasi secara berkala.
|
| 13 |
Tanggal Mulai dan
Lama Kontrak |
29 Januari 2024
s/d
21 Februari 2024
|