Pembangunan digester biogas melibatkan pembangunan tangki kedap udara (digester) untuk proses fermentasi anaerobik limbah organik, yang kemudian menghasilkan gas metana dan karbon dioksida (biogas). Pembangunannya juga mencakup sistem input untuk memasukkan bahan baku, sistem output untuk mengeluarkan sisa, dan sistem penyimpanan gas serta penyalurannya ke titik penggunaan seperti kompor atau lampu. Beberapa desain umum meliputi digester tipe kubah tetap dan digester tipe kubah terapung.
| 1 | Nomor Referensi | 9906037 |
| 2 | Pemilik Proyek | Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Energi, Energi |
| 4 | Nama Proyek | Pembangunan Digester Biogas (4m3/unit) di Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur |
| 5 | Lokasi Proyek | Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia,Lombok Timur - Lombok Timur (Kab.) |
| 6 | Tujuan Proyek | Tujuan utama pembangunan digester biogas adalah untuk mengubah limbah organik menjadi sumber energi terbarukan (biogas) dan pupuk organik yang bermanfaat. Pembangunan ini bertujuan untuk mengelola limbah ternak secara lebih efisien, mengurangi polusi lingkungan, menyediakan alternatif energi bersih untuk memasak dan kebutuhan lainnya, serta meningkatkan manfaat ekonomi dan kesehatan masyarakat. |
| 7 | Gambaran Proyek | Pembangunan digester biogas melibatkan pembangunan tangki kedap udara (digester) untuk proses fermentasi anaerobik limbah organik, yang kemudian menghasilkan gas metana dan karbon dioksida (biogas). Pembangunannya juga mencakup sistem input untuk memasukkan bahan baku, sistem output untuk mengeluarkan sisa, dan sistem penyimpanan gas serta penyalurannya ke titik penggunaan seperti kompor atau lampu. Beberapa desain umum meliputi digester tipe kubah tetap dan digester tipe kubah terapung. |
| 1 | Lingkup Proyek |
Lingkup pembangunan digester biogas meliputi perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan jenis digester (misalnya, kubah tetap atau konstruksi PVC), pemilihan bahan yang tepat (seperti batu bata, semen, atau fiber), serta analisis lokasi yang sesuai (mempertimbangkan jarak ke sumber bahan baku, sumber air, dan lokasi penggunaan biogas). Lingkup pekerjaan juga mencakup persiapan lokasi (seperti penggalian dan pembuatan lubang), konstruksi fisik (termasuk ruang masuk, ruang keluar, dan bagian penampungan gas), serta instalasi sistem perpipaan dan katup pengatur. |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | Pembangunan digester biogas memiliki dampak lingkungan yang positif secara keseluruhan, seperti mengurangi emisi gas rumah kaca, mengurangi pencemaran air dan tanah, serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Namun, ada potensi dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik, seperti kebocoran gas metana dari digester yang rusak, yang dapat menyebabkan polusi udara dan berkontribusi pada pemanasan global. | |
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | Secara keseluruhan, lahan permukiman dapat menjadi lokasi yang layak untuk pembangunan digester biogas skala kecil atau komunal, asalkan perencanaan yang matang, persetujuan masyarakat, dan kepatuhan pada standar teknis dan keamanan terpenuhi. | |
| 4 | Rincian Kontak | l. Majapahit No.40, Kekalik Jaya, Kec. Mataram, Kota Mataram | |
| 5 | Sumber Dana | Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 39,846,000 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 7 November 2023 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 39,628,864 |
| 3 | Tanggal Akhir | 8 Desember 2023 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Lingkup pembangunan digester biogas meliputi perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan jenis digester (misalnya, kubah tetap atau konstruksi PVC), pemilihan bahan yang tepat (seperti batu bata, semen, atau fiber), serta analisis lokasi yang sesuai (mempertimbangkan jarak ke sumber bahan baku, sumber air, dan lokasi penggunaan biogas). Lingkup pekerjaan juga mencakup persiapan lokasi (seperti penggalian dan pembuatan lubang), konstruksi fisik (termasuk ruang masuk, ruang keluar, dan bagian penampungan gas), serta instalasi sistem perpipaan dan katup pengatur. |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
tidak ada perubahan |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB, l. Majapahit No.40, Kekalik Jaya, Kec. Mataram, Kota Mataram |
| 2 | Proses Pengadaan | Pengadan Langsung |
| 3 | Jenis Kontrak | Lumsum |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 1 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 1 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 39,846,000 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB |
| 9 | Judul Kontrak | Pembangunan Digester Biogas (4m3/unit) di Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur |
| 10 | Perusahaan Kontrak | CV. ANJANI JAYA SENTOSA |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 39,628,864 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Lingkup pembangunan digester biogas meliputi perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan jenis digester (misalnya, kubah tetap atau konstruksi PVC), pemilihan bahan yang tepat (seperti batu bata, semen, atau fiber), serta analisis lokasi yang sesuai (mempertimbangkan jarak ke sumber bahan baku, sumber air, dan lokasi penggunaan biogas). Lingkup pekerjaan juga mencakup persiapan lokasi (seperti penggalian dan pembuatan lubang), konstruksi fisik (termasuk ruang masuk, ruang keluar, dan bagian penampungan gas), serta instalasi sistem perpipaan dan katup pengatur. |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 8 November 2023 s/d 8 Desember 2023 |