Tanggal Mulai Proyek
Sabtu, 21 Agt 2021
Tanggal Berakhir Proyek
Minggu, 21 Nov 2021
Kemajuan -
Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru:
Kamis, 23 Okt 2025)
mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.
Anggaran Proyek
Rp
186,000,000
Identitas Proyek
| 1 |
Nomor Referensi |
7545037 |
| 2 |
Pemilik Proyek |
Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB,
Kantor Induk |
| 3 |
Sektor, Subsektor |
Lingkungan Hidup,
Pengelolaan Sumber Daya Alam |
| 4 |
Nama Proyek |
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Bersama Desa Sukarema, Kec. Lenek, Kab. Lombok Timur |
| 5 |
Lokasi Proyek |
Desa Sukarema, Kec. Lenek, Kab. Lombok Timur |
| 6 |
Tujuan Proyek |
mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan. |
| 7 |
Gambaran Proyek |
mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan. |
Persiapan Proyek
| 1 |
Lingkup Proyek |
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Bersama Desa Sukarema, Kec. Lenek, Kab. Lombok Timur
|
| 2 |
Dampak Lingkungan |
secara umum, pembangunan jaringan irigasi tersier dapat meningkatkan kualitas lingkungan pertanian melalui aliran air yang lebih teratur dan efisien, sehingga mengurangi risiko erosi dan genangan. Namun selama proses konstruksi, dapat timbul dampak sementara seperti debu, kebisingan, galian tanah, serta gangguan kecil terhadap vegetasi sekitar. Dampak-dampak ini biasanya bersifat jangka pendek dan dapat diminimalkan dengan pengelolaan pekerjaan yang baik. |
| 3 |
Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman |
Dari sisi lahan dan permukiman, keberadaan jaringan irigasi tersier membantu mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian dan berpotensi meningkatkan hasil panen masyarakat. Sistem aliran air yang lebih tertata juga dapat mengurangi potensi limpasan yang mengganggu permukiman. Adapun gangguan yang mungkin muncul hanya bersifat sementara, seperti keterbatasan akses atau perubahan kecil pada kontur tanah selama pekerjaan berlangsung. |
| 4 |
Rincian Kontak |
Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
|
| 5 |
Sumber Dana |
APBD
|
| 6 |
Anggaran Proyek |
Rp
186,000,000
|
| 7 |
Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek |
21 Agustus 2021
|
Penyelesaian Proyek
| 1 |
Status Proyek |
Pemeliharaan
|
| 2 |
Biaya Akhir |
Rp
185,999,672
|
| 3 |
Tanggal Akhir |
21 November 2021
|
| 4 |
Lingkup Akhir |
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Bersama Desa Sukarema, Kec. Lenek, Kab. Lombok Timur
|
| 5 |
Alasan Perubahan Pada Proyek |
tidak ada
|
| 6 |
Referensi Laporan Audit dan Evaluasi |
-
|
Konteks Pengadaan
| 1 |
Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak |
Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB,
Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
|
| 2 |
Proses Pengadaan |
Pengadan Langsung |
| 3 |
Jenis Kontrak |
HARGA SATUAN |
| 4 |
Status Kontrak |
- |
| 5 |
Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding |
1
|
| 6 |
Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran |
1
|
| 7 |
Perkiraan Biaya |
Rp
186,000,000
|
| 8 |
Entitas Administrasi Kontrak |
Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB |
| 9 |
Judul Kontrak |
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Bersama Desa Sukarema, Kec. Lenek, Kab. Lombok Timur
|
| 10 |
Perusahaan Kontrak |
CV.PUTRA PURWANTARA
|
| 11 |
Harga Kontrak |
Rp
185,999,672
|
| 12 |
Lingkup Kontrak |
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Bersama Desa Sukarema, Kec. Lenek, Kab. Lombok Timur
|
| 13 |
Tanggal Mulai dan
Lama Kontrak |
21 Agustus 2021
s/d
21 November 2021
|