Logo
Detail Proyek
Pembangunan Ruang Kelas Baru SMK AS SHOFWAH NW RENCO Nomor Referensi: 10392999000 Pemerintahan - Tata Kelola Pemerintahan
Tanggal Mulai Proyek Jumat, 17 Okt 2025
Tanggal Berakhir Proyek Senin, 17 Nov 2025
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru: Rabu, 24 Des 2025)
100%
Pembangunan ruang kelas baru merupakan inisiatif penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dan memadai bagi siswa dan guru. Proses ini melibatkan perencanaan, penganggaran, konstruksi, dan penyelesaian proyek, yang bertujuan untuk menggantikan fasilitas yang sudah tua atau tidak memadai, serta menambah kapasitas untuk menampung jumlah siswa yang terus bertambah. Keberhasilan proyek pembangunan ruang kelas baru sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, kontraktor, dan masyarakat setempat, dengan tujuan akhir memastikan akses pendidikan yang lebih baik dan merata bagi generasi mendatang.
Anggaran Proyek Rp 182,000,000
Durasi 32 hari

Identitas Proyek

1 Nomor Referensi 10392999000
2 Pemilik Proyek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Pemerintahan, Tata Kelola Pemerintahan
4 Nama Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru SMK AS SHOFWAH NW RENCO
5 Lokasi Proyek Renco Kel. Kelayu Jorong, Kec. Selong Kab. Lombok Timur - Lombok Timur (Kab.)
6 Tujuan Proyek Pembangunan ruang kelas baru bertujuan untuk meningkatkan akses dan mutu pendidikan dengan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dan fasilitas yang memadai bagi siswa dan guru. Ruang kelas tambahan ini dirancang untuk mengurangi kepadatan kelas yang berlebihan, yang sering kali menjadi penghalang bagi pembelajaran yang efektif, serta untuk menampung jumlah siswa yang terus bertambah. Pada akhirnya, inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang lebih baik yang memupuk fokus akademik, partisipasi siswa yang lebih baik, dan hasil pendidikan secara keseluruhan yang lebih kuat.
7 Gambaran Proyek Pembangunan ruang kelas baru merupakan inisiatif penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dan memadai bagi siswa dan guru. Proses ini melibatkan perencanaan, penganggaran, konstruksi, dan penyelesaian proyek, yang bertujuan untuk menggantikan fasilitas yang sudah tua atau tidak memadai, serta menambah kapasitas untuk menampung jumlah siswa yang terus bertambah. Keberhasilan proyek pembangunan ruang kelas baru sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, kontraktor, dan masyarakat setempat, dengan tujuan akhir memastikan akses pendidikan yang lebih baik dan merata bagi generasi mendatang.

Persiapan Proyek

1 Lingkup Proyek
Pembangunan ruang kelas baru mencakup serangkaian kegiatan terencana yang bertujuan untuk menambah fasilitas pendidikan, yang diawali dengan studi kelayakan untuk menilai kebutuhan dan kelayakan proyek [1, 2]. Tahap ini melibatkan perencanaan arsitektur, termasuk desain tata letak dan pemilihan bahan bangunan yang aman serta tahan lama, diikuti dengan pengurusan izin dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan zonasi dan keselamatan [1, 3]. Setelah tahap perencanaan, proses berlanjut ke pelaksanaan konstruksi fisik oleh kontraktor, yang meliputi pekerjaan pondasi, struktur bangunan, dinding, atap, serta pemasangan instalasi listrik dan sanitasi [1]. Lingkup ini juga mencakup penyediaan perabotan esensial seperti meja, kursi, papan tulis, dan perlengkapan audiovisual, serta penataan lanskap atau area luar ruangan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan fungsional yang siap digunakan oleh guru dan siswa [1, 2].
2 Dampak Lingkungan Pembangunan ruang kelas baru dapat menimbulkan beberapa dampak lingkungan, baik positif maupun negatif. Dampak negatif utamanya meliputi peningkatan polusi udara dan kebisingan akibat aktivitas konstruksi, penggunaan sumber daya alam seperti kayu dan semen, serta potensi gangguan habitat lokal jika pembangunan dilakukan di area hijau. Namun, dampak positif juga bisa muncul, misalnya melalui penerapan desain bangunan hijau yang efisien energi dan penggunaan material ramah lingkungan, yang dapat meminimalkan jejak karbon jangka panjang dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat.
3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman Pembangunan ruang kelas baru dapat memberikan dampak yang beragam terhadap permukiman di sekitarnya. Dampak positifnya antara lain peningkatan aksesibilitas terhadap pendidikan, yang berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut dan menaikkan nilai properti. Selain itu, kegiatan konstruksi dapat menciptakan lapangan kerja sementara dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui permintaan akan bahan bangunan dan jasa terkait. Namun, terdapat juga dampak negatif potensial seperti peningkatan kepadatan lalu lintas dan kebisingan selama masa pembangunan, serta kemungkinan perubahan tata guna lahan yang dapat mengurangi area hijau atau ruang terbuka publik jika tidak direncanakan dengan baik. Penempatan lokasi yang strategis dan desain yang ramah lingkungan sangat penting untuk memastikan dampak pembangunan ruang kelas baru lebih banyak membawa manfaat bagi permukiman sekitar.
4 Rincian Kontak Jl. Pendidikan No.19A, Gomong, Kec. Selaparang, Kota Mataram
5 Sumber Dana APBD 2025
6 Anggaran Proyek Rp 182,000,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 6 Oktober 2025

Penyelesaian Proyek

1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 182,000,000
3 Tanggal Akhir 17 November 2025
4 Lingkup Akhir
Pembangunan ruang kelas baru mencakup serangkaian kegiatan terencana yang bertujuan untuk menambah fasilitas pendidikan, yang diawali dengan studi kelayakan untuk menilai kebutuhan dan kelayakan proyek [1, 2]. Tahap ini melibatkan perencanaan arsitektur, termasuk desain tata letak dan pemilihan bahan bangunan yang aman serta tahan lama, diikuti dengan pengurusan izin dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan zonasi dan keselamatan [1, 3]. Setelah tahap perencanaan, proses berlanjut ke pelaksanaan konstruksi fisik oleh kontraktor, yang meliputi pekerjaan pondasi, struktur bangunan, dinding, atap, serta pemasangan instalasi listrik dan sanitasi [1]. Lingkup ini juga mencakup penyediaan perabotan esensial seperti meja, kursi, papan tulis, dan perlengkapan audiovisual, serta penataan lanskap atau area luar ruangan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan fungsional yang siap digunakan oleh guru dan siswa [1, 2].
5 Alasan Perubahan Pada Proyek
tidak ada perubahan
6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -

Konteks Pengadaan

1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Jl. Pendidikan No.19A, Gomong, Kec. Selaparang, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Pengadaan Langsung
3 Jenis Kontrak Pekerjaan Konstruksi
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 1
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 1
7 Perkiraan Biaya Rp 182,000,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB
9 Judul Kontrak Pembangunan Ruang Kelas Baru SMK AS SHOFWAH NW RENCO
10 Perusahaan Kontrak CVDEWI ANDAYANI
11 Harga Kontrak Rp 182,000,000
12 Lingkup Kontrak
Pembangunan ruang kelas baru mencakup serangkaian kegiatan terencana yang bertujuan untuk menambah fasilitas pendidikan, yang diawali dengan studi kelayakan untuk menilai kebutuhan dan kelayakan proyek [1, 2]. Tahap ini melibatkan perencanaan arsitektur, termasuk desain tata letak dan pemilihan bahan bangunan yang aman serta tahan lama, diikuti dengan pengurusan izin dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan zonasi dan keselamatan [1, 3]. Setelah tahap perencanaan, proses berlanjut ke pelaksanaan konstruksi fisik oleh kontraktor, yang meliputi pekerjaan pondasi, struktur bangunan, dinding, atap, serta pemasangan instalasi listrik dan sanitasi [1]. Lingkup ini juga mencakup penyediaan perabotan esensial seperti meja, kursi, papan tulis, dan perlengkapan audiovisual, serta penataan lanskap atau area luar ruangan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan fungsional yang siap digunakan oleh guru dan siswa [1, 2].
13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 17 Oktober 2025 s/d 17 November 2025

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi