Logo
Detail Proyek
Tanggal Mulai Proyek Selasa, 20 Jul 2021
Tanggal Berakhir Proyek Rabu, 20 Okt 2021
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru: Selasa, 21 Okt 2025)
100%
Proyek Pembangunan Sarana Pemeliharaan Sementara Biota Langka di kawasan Taman Wisata Perairan (TWP) KKPD Gita Nada, Kabupaten Lombok Timur, merupakan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2021 oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kelautan dan Perikanan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya konservasi dan pelestarian biota laut langka dan dilindungi, seperti jenis-jenis karang, kima, dan biota endemik lainnya yang berada di kawasan konservasi perairan Gita Nada. Sarana yang dibangun berfungsi sebagai fasilitas pemeliharaan sementara (holding facility) bagi biota laut yang memerlukan penanganan khusus sebelum dilepas kembali ke habitat aslinya.

Pembangunan meliputi pembangunan kolam atau bak penampungan air laut, sistem filtrasi dan aerasi, ruang laboratorium sederhana, serta fasilitas pendukung seperti area kerja dan gudang peralatan. Lokasi kegiatan berada di sekitar kawasan TWP Gita Nada yang strategis dan mudah diakses untuk kegiatan penelitian, edukasi, serta rehabilitasi biota.

Secara umum, proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menguatkan fungsi kawasan konservasi laut, memperkuat kapasitas pengelolaan sumber daya kelautan berkelanjutan, serta mendukung program nasional perlindungan keanekaragaman hayati laut.
Anggaran Proyek Rp 136,000,000
Durasi 93 hari

Identitas Proyek

1 Nomor Referensi 6984037
2 Pemilik Proyek Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Pemerintahan, Tata Kelola Pemerintahan
4 Nama Proyek Pembangunan Sarana Pemeliharaan Sementara Biota Langka (KKPD GITA NADA)
5 Lokasi Proyek KKP GITA NADA - SEKOTONG - Lombok Barat (Kab.)
6 Tujuan Proyek Pembangunan Sarana Pemeliharaan Sementara Biota Langka (KKPD GITA NADA)
7 Gambaran Proyek Proyek Pembangunan Sarana Pemeliharaan Sementara Biota Langka di kawasan Taman Wisata Perairan (TWP) KKPD Gita Nada, Kabupaten Lombok Timur, merupakan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2021 oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kelautan dan Perikanan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya konservasi dan pelestarian biota laut langka dan dilindungi, seperti jenis-jenis karang, kima, dan biota endemik lainnya yang berada di kawasan konservasi perairan Gita Nada. Sarana yang dibangun berfungsi sebagai fasilitas pemeliharaan sementara (holding facility) bagi biota laut yang memerlukan penanganan khusus sebelum dilepas kembali ke habitat aslinya. Pembangunan meliputi pembangunan kolam atau bak penampungan air laut, sistem filtrasi dan aerasi, ruang laboratorium sederhana, serta fasilitas pendukung seperti area kerja dan gudang peralatan. Lokasi kegiatan berada di sekitar kawasan TWP Gita Nada yang strategis dan mudah diakses untuk kegiatan penelitian, edukasi, serta rehabilitasi biota. Secara umum, proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menguatkan fungsi kawasan konservasi laut, memperkuat kapasitas pengelolaan sumber daya kelautan berkelanjutan, serta mendukung program nasional perlindungan keanekaragaman hayati laut.

Persiapan Proyek

1 Lingkup Proyek
Pembangunan Sarana Pemeliharaan Sementara Biota Langka (KKPD GITA NADA)
2 Dampak Lingkungan Secara umum, pelaksanaan proyek Pembangunan Sarana Pemeliharaan Sementara Biota Langka (KKPD GITA NADA) memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kondisi lingkungan dan ekosistem perairan setempat. Proyek ini berperan penting dalam mendukung upaya konservasi sumber daya hayati laut, khususnya bagi perlindungan dan pemulihan populasi biota laut langka serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan pesisir dan laut. Dampak positif yang dihasilkan meliputi peningkatan kualitas habitat bagi biota laut, pengendalian kegiatan penangkapan berlebih, serta penguatan kapasitas pengelolaan kawasan konservasi. Selain itu, keberadaan sarana pemeliharaan sementara ini juga diharapkan mampu menjadi pusat edukasi dan penelitian, yang berkontribusi pada pengelolaan ekosistem laut secara berkelanjutan.
3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman Secara umum, pelaksanaan proyek Pembangunan Sarana Pemeliharaan Sementara Biota Langka (KKPD GITA NADA) memberikan dampak positif yang lebih besar dibandingkan dampak negatifnya terhadap lahan dan permukiman di sekitar lokasi kegiatan. Proyek ini tidak memerlukan alih fungsi lahan secara luas, karena pembangunan dilakukan pada area yang telah direncanakan untuk kegiatan konservasi, sehingga tidak menimbulkan perpindahan penduduk maupun gangguan signifikan terhadap permukiman masyarakat. Dampak positif yang muncul meliputi peningkatan kualitas tata ruang pesisir melalui penataan kawasan konservasi yang lebih terkelola dan teratur. Keberadaan sarana ini juga mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar secara tidak langsung, seperti munculnya peluang kerja pada tahap pembangunan maupun operasional, serta potensi pengembangan wisata edukatif berbasis konservasi.
4 Rincian Kontak Jl. Semanggi Jl. Pejanggik No.8, Monjok Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
5 Sumber Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
6 Anggaran Proyek Rp 136,000,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 30 Juni 2021

Penyelesaian Proyek

1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 136,000,000
3 Tanggal Akhir 20 Oktober 2021
4 Lingkup Akhir
Pembangunan Sarana Pemeliharaan Sementara Biota Langka (KKPD GITA NADA)
5 Alasan Perubahan Pada Proyek
Tidak ada perubahan
6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -

Konteks Pengadaan

1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jl. Semanggi Jl. Pejanggik No.8, Monjok Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Pengadaan Langsung
3 Jenis Kontrak HARGA SATUAN
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 1
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 1
7 Perkiraan Biaya Rp 136,000,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat
9 Judul Kontrak Pembangunan Sarana Pemeliharaan Sementara Biota Langka (KKPD GITA NADA)
10 Perusahaan Kontrak CV. YUCHONIZ
11 Harga Kontrak Rp 136,000,000
12 Lingkup Kontrak
Pembangunan Sarana Pemeliharaan Sementara Biota Langka (KKPD GITA NADA)
13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 20 Juli 2021 s/d 20 Oktober 2021

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi