We are a reliable transport agency providing safe and timely logistics solutions. Our services cover local and long-distance transportation needs.

Our Services
Get a Quote

Proyek

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II : Kab. Loteng

Nomor Referensi: 2472037

Pemerintahan – Tata Kelola Pemerintahan

Tanggal Mulai Proyek 19 Apr 2019
Tanggal Berakhir Proyek 19 Apr 2017
Kemajuan (Capaian Fisik)
100%

Gambaran Proyek

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II : Kab. Loteng

detail

Anggaran Proyek Rp 4,875,000,000
Durasi -729 hari
Tender 1 Tender
Dokumen 0 Dokumen
Anggaran Proyek 1 Anggaran Proyek
1 Nomor Referensi 2472037
2 Pemilik Proyek Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Pemerintahan, Tata Kelola Pemerintahan
4 Nama Proyek Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II : Kab. Loteng
5 Lokasi Proyek tersebar di - Lombok Tengah (Kab.)
6 Tujuan Proyek Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II : Kab. Loteng
7 Gambaran Proyek Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II : Kab. Loteng
1 Lingkup Proyek

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II : Kab. Loteng

2 Dampak Lingkungan

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II di Kabupaten Lombok Tengah dapat menimbulkan beberapa dampak lingkungan, antara lain terjadinya perubahan kondisi lahan akibat kegiatan penggalian dan pemadatan tanah, peningkatan debu serta kebisingan selama proses konstruksi, dan potensi gangguan pada drainase alami yang dapat memicu genangan jika tidak direncanakan dengan baik. Selain itu, limbah konstruksi seperti sisa material bangunan, kemasan, dan puing-puing berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola secara tepat. Namun, proyek ini juga membawa dampak positif berupa peningkatan kualitas permukiman dan kesehatan lingkungan masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak dan tertata. Dengan pengendalian lingkungan yang baik, dampak negatif dapat diminimalkan dan manfaat sosial proyek dapat dimaksimalkan.

3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II di Kabupaten Lombok Tengah dapat menimbulkan beberapa dampak lingkungan, antara lain terjadinya perubahan kondisi lahan akibat kegiatan penggalian dan pemadatan tanah, peningkatan debu serta kebisingan selama proses konstruksi, dan potensi gangguan pada drainase alami yang dapat memicu genangan jika tidak direncanakan dengan baik. Selain itu, limbah konstruksi seperti sisa material bangunan, kemasan, dan puing-puing berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola secara tepat. Namun, proyek ini juga membawa dampak positif berupa peningkatan kualitas permukiman dan kesehatan lingkungan masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak dan tertata. Dengan pengendalian lingkungan yang baik, dampak negatif dapat diminimalkan dan manfaat sosial proyek dapat dimaksimalkan.

4 Rincian Kontak Jl. Majapahit No.16, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat
5 Sumber Dana APBD NTB
6 Anggaran Proyek Rp 4,875,000,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 3 Maret 2016
1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 4,875,000,000
3 Tanggal Akhir 19 April 2017
4 Lingkup Akhir

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II : Kab. Loteng

5 Alasan Perubahan Pada Proyek

-

6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -
1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Setda Provinsi NTB, Gubernur NTB, Gedung I, Jl. Pejanggik No.12 Lantai 2 Kantor, Pejanggik, Kec. Mataram, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Lelang Pemilihan Langsung - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
3 Jenis Kontrak Pekerjaan Konstruksi
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 1
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 1
7 Perkiraan Biaya Rp 4,875,000,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB
9 Judul Kontrak Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II : Kab. Loteng
10 Perusahaan Kontrak PT. BUMI SERAN
11 Harga Kontrak Rp 4,875,000,000
12 Lingkup Kontrak

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket II : Kab. Loteng

13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 19 April 2019 s/d 19 April 2017

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi