Nomor Referensi: 3265037
Sosial – Perlindungan Sosial
Belanja Modal Gedung dan Bangunan berupa rehabilitasi wisma adalah pengeluaran anggaran pemerintah untuk memperbaiki atau memulihkan wisma (mess/bungalow/tempat peristirahatan) yang memberikan manfaat lebih dari satu periode akuntansi dan nilainya memenuhi batasan minimum kapitalisasi.
| 1 | Nomor Referensi | 3265037 |
| 2 | Pemilik Proyek | Dinas Sosial Provinsi NTB, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Sosial, Perlindungan Sosial |
| 4 | Nama Proyek | Belanja Modal Gedung dan Bangunan berupa Rehabilitasi Wisma/Mess/Bungalow/Tempat Peristirahatan permanen |
| 5 | Lokasi Proyek | Balai Sosial Perlindungan dan Petirahan Sosial Anak " SASAMBO MATUPA" Jln. Suranadi I Selat - Narmad - Lombok Barat (Kab.) |
| 6 | Tujuan Proyek | Tujuan utama Belanja Modal Gedung dan Bangunan berupa rehabilitasi wisma adalah untuk memperpanjang masa manfaat, meningkatkan kapasitas, kualitas, dan/atau volume aset tetap yang sudah ada, serta memastikan fasilitas tersebut tetap dalam kondisi laik fungsi, aman, dan nyaman untuk digunakan. |
| 7 | Gambaran Proyek | Belanja Modal Gedung dan Bangunan berupa rehabilitasi wisma adalah pengeluaran anggaran pemerintah untuk memperbaiki atau memulihkan wisma (mess/bungalow/tempat peristirahatan) yang memberikan manfaat lebih dari satu periode akuntansi dan nilainya memenuhi batasan minimum kapitalisasi. |
| 1 | Lingkup Proyek |
Lingkup Belanja Modal Gedung dan Bangunan berupa rehabilitasi wisma mencakup pengeluaran anggaran untuk perbaikan besar yang mengakibatkan bertambahnya masa manfaat, kapasitas, kualitas, atau volume aset tetap yang telah dimiliki, serta memenuhi nilai minimum kapitalisasi yang ditetapkan. Jika perbaikan hanya bersifat pemeliharaan rutin untuk mempertahankan kondisi laik fungsi, maka akan masuk dalam Belanja Barang dan Jasa. |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | Rehabilitasi wisma (sebagai bagian dari belanja modal gedung dan bangunan) memiliki dampak lingkungan, baik negatif maupun positif, yang sebagian besar terkait dengan proses konstruksi dan operasional bangunan di masa depan. |
|
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | Belanja Modal Gedung dan Bangunan berupa rehabilitasi wisma memiliki dampak yang signifikan terhadap permukiman di sekitarnya, yang secara umum bersifat positif dalam jangka panjang, namun mungkin menimbulkan dampak negatif sementara selama masa konstruksi. Dampak-dampak tersebut meliputi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. |
|
| 4 | Rincian Kontak | Jl. Langko No.57, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Kota Mataram | |
| 5 | Sumber Dana | APBD 2017 | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 300,000,000 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 9 Juni 2017 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 300,000,000 |
| 3 | Tanggal Akhir | 17 Juli 2018 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Lingkup Belanja Modal Gedung dan Bangunan berupa rehabilitasi wisma mencakup pengeluaran anggaran untuk perbaikan besar yang mengakibatkan bertambahnya masa manfaat, kapasitas, kualitas, atau volume aset tetap yang telah dimiliki, serta memenuhi nilai minimum kapitalisasi yang ditetapkan. Jika perbaikan hanya bersifat pemeliharaan rutin untuk mempertahankan kondisi laik fungsi, maka akan masuk dalam Belanja Barang dan Jasa. |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
tidak ada perubahan |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | Dinas Sosial Provinsi NTB, Jl. Langko No.57, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Kota Mataram |
| 2 | Proses Pengadaan | Lelang Pemilihan Langsung - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur |
| 3 | Jenis Kontrak | Pekerjaan Konstruksi |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 6 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 6 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 300,000,000 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | Dinas Sosial Provinsi NTB |
| 9 | Judul Kontrak | Belanja Modal Gedung dan Bangunan berupa Rehabilitasi Wisma/Mess/Bungalow/Tempat Peristirahatan permanen |
| 10 | Perusahaan Kontrak | CV.EMBUN PAGI |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 300,000,000 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Lingkup Belanja Modal Gedung dan Bangunan berupa rehabilitasi wisma mencakup pengeluaran anggaran untuk perbaikan besar yang mengakibatkan bertambahnya masa manfaat, kapasitas, kualitas, atau volume aset tetap yang telah dimiliki, serta memenuhi nilai minimum kapitalisasi yang ditetapkan. Jika perbaikan hanya bersifat pemeliharaan rutin untuk mempertahankan kondisi laik fungsi, maka akan masuk dalam Belanja Barang dan Jasa. |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 17 Juli 2017 s/d 17 Juli 2018 |