Nomor Referensi: 3082037
Kesehatan – Fasilitas kesehatan
Belanja modal gedung dan bangunan adalah pengeluaran untuk memperoleh atau membangun gedung dan bangunan yang memberikan manfaat jangka panjang, meliputi biaya pembelian atau konstruksi, hingga aset tersebut siap digunakan. Pengeluaran ini mencakup biaya seperti perencanaan, pengawasan, izin, dan pajak, dan termasuk dalam kategori aset tetap pemerintah atau perusahaan.
| 1 | Nomor Referensi | 3082037 |
| 2 | Pemilik Proyek | RSUD Provinsi NTB, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Kesehatan, Fasilitas kesehatan |
| 4 | Nama Proyek | Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Gedung C |
| 5 | Lokasi Proyek | Jln. Prabu Rangkasari Dasan Cermen - Mataram (Kota) |
| 6 | Tujuan Proyek | Tujuan belanja modal gedung dan bangunan adalah untuk memperoleh, menambah, atau mengganti aset tetap berupa gedung dan bangunan yang memberikan manfaat ekonomi jangka panjang lebih dari satu tahun. Pengeluaran ini mencakup seluruh biaya yang diperlukan hingga bangunan siap digunakan, seperti biaya konstruksi, perencanaan, pengawasan, izin, hingga perolehan aset yang baru. |
| 7 | Gambaran Proyek | Belanja modal gedung dan bangunan adalah pengeluaran untuk memperoleh atau membangun gedung dan bangunan yang memberikan manfaat jangka panjang, meliputi biaya pembelian atau konstruksi, hingga aset tersebut siap digunakan. Pengeluaran ini mencakup biaya seperti perencanaan, pengawasan, izin, dan pajak, dan termasuk dalam kategori aset tetap pemerintah atau perusahaan. |
| 1 | Lingkup Proyek |
Lingkup belanja modal gedung dan bangunan meliputi pengeluaran untuk memperoleh gedung dan bangunan baru atau yang diperluas agar siap digunakan, termasuk biaya perolehan atau konstruksi, serta biaya terkait seperti izin, notaris, dan pajak. Ini mencakup seluruh biaya dari awal pembangunan hingga siap pakai, baik melalui kontrak maupun swakelola. |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | Belanja modal untuk pembangunan gedung dan bangunan memiliki dampak lingkungan yang signifikan di sepanjang siklus hidupnya, mulai dari tahap perencanaan, konstruksi, operasional, hingga pembongkaran. Dampak ini terutama meliputi konsumsi sumber daya alam yang besar, polusi, dan perubahan habitat. |
|
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | Pertumbuhan permukiman secara signifikan mempengaruhi peningkatan alokasi belanja modal pemerintah daerah untuk gedung dan bangunan publik. Dampak utamanya adalah mendorong permintaan akan infrastruktur dan layanan publik yang baru, yang memerlukan investasi besar dalam pembangunan aset fisik. |
|
| 4 | Rincian Kontak | Jl. Prabu Rangkasari, Dasan Cermen, Kec. Sandubaya, Kota Mataram | |
| 5 | Sumber Dana | APBD 2017 | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 2,563,278,000 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 11 April 2017 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 2,563,278,000 |
| 3 | Tanggal Akhir | 15 Mei 2018 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Lingkup belanja modal gedung dan bangunan meliputi pengeluaran untuk memperoleh gedung dan bangunan baru atau yang diperluas agar siap digunakan, termasuk biaya perolehan atau konstruksi, serta biaya terkait seperti izin, notaris, dan pajak. Ini mencakup seluruh biaya dari awal pembangunan hingga siap pakai, baik melalui kontrak maupun swakelola. |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
tidak ada perubahan |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | RSUD Provinsi NTB, Jl. Prabu Rangkasari, Dasan Cermen, Kec. Sandubaya, Kota Mataram |
| 2 | Proses Pengadaan | Lelang Pemilihan Langsung - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur |
| 3 | Jenis Kontrak | Pekerjaan Konstruksi |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 2 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 2 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 2,563,278,000 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | RSUD Provinsi NTB |
| 9 | Judul Kontrak | Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Gedung C |
| 10 | Perusahaan Kontrak | PT.PROMIX PRIMA KARYA |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 2,563,278,000 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Lingkup belanja modal gedung dan bangunan meliputi pengeluaran untuk memperoleh gedung dan bangunan baru atau yang diperluas agar siap digunakan, termasuk biaya perolehan atau konstruksi, serta biaya terkait seperti izin, notaris, dan pajak. Ini mencakup seluruh biaya dari awal pembangunan hingga siap pakai, baik melalui kontrak maupun swakelola. |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 15 Mei 2017 s/d 15 Mei 2018 |