Nomor Referensi: 3092037
Ekonomi – Pertanian
Pembangunan biogas adalah proses mengubah bahan organik seperti kotoran hewan atau sisa makanan menjadi gas yang dapat digunakan sebagai energi, melalui proses fermentasi anaerobik di dalam biodigester. Prosesnya melibatkan pencampuran bahan organik dengan air, dimasukkan ke dalam biodigester kedap udara, dan dibiarkan membusuk untuk menghasilkan gas metana (biogas) yang dapat disalurkan ke kompor atau lampu. Setelah gas dihasilkan, ampas padat dan cairnya dapat digunakan sebagai pupuk
| 1 | Nomor Referensi | 3092037 |
| 2 | Pemilik Proyek | Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Ekonomi, Pertanian |
| 4 | Nama Proyek | Paket V : Pembangunan Biogas di Kab. Lombok Timur |
| 5 | Lokasi Proyek | Kab. Lombok Timur - Lombok Timur (Kab.) |
| 6 | Tujuan Proyek | Tujuan utama pembangunan biogas adalah mengubah limbah organik seperti kotoran ternak dan sampah rumah tangga menjadi sumber energi terbarukan (biogas) dan pupuk organik yang bermanfaat. Pembangunan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di daerah terpencil, melalui penyediaan energi bersih, mengurangi polusi, mencegah penyakit, dan mendukung produktivitas pertanian. |
| 7 | Gambaran Proyek | Pembangunan biogas adalah proses mengubah bahan organik seperti kotoran hewan atau sisa makanan menjadi gas yang dapat digunakan sebagai energi, melalui proses fermentasi anaerobik di dalam biodigester. Prosesnya melibatkan pencampuran bahan organik dengan air, dimasukkan ke dalam biodigester kedap udara, dan dibiarkan membusuk untuk menghasilkan gas metana (biogas) yang dapat disalurkan ke kompor atau lampu. Setelah gas dihasilkan, ampas padat dan cairnya dapat digunakan sebagai pupuk |
| 1 | Lingkup Proyek |
Lingkup pembangunan biogas mencakup perencanaan, perancangan dan pembangunan digester (tangki pencerna) untuk mengolah limbah organik menjadi energi, serta sistem pendukungnya seperti pengumpulan dan pemurnian gas. Selain itu, lingkupnya juga meliputi pemanfaatan biogas sebagai sumber energi untuk memasak, penerangan, pembangkit listrik, dan penggunaan lainnya, serta pemanfaatan sisa limbah padat (digestat) sebagai pupuk organik. |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | Pembangunan biogas memiliki dampak lingkungan yang positif seperti mengurangi sampah organik dan polusi, mengurangi ketergantungan pada kayu bakar dan bahan bakar fosil, serta menghasilkan pupuk organik. Namun, ada juga potensi dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik, seperti risiko kebocoran gas metana yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan, serta risiko kecelakaan akibat ledakan gas. |
|
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | Pembangunan permukiman yang terintegrasi dengan fasilitas produksi biogas memiliki dampak positif signifikan, terutama dalam pengelolaan limbah dan penyediaan energi bersih. Namun, terdapat juga risiko tertentu yang memerlukan pengelolaan yang tepat, terutama terkait aspek kesehatan dan keselamatan. |
|
| 4 | Rincian Kontak | Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram | |
| 5 | Sumber Dana | APBD 2017 | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 976,875,000 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 18 April 2017 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 976,875,000 |
| 3 | Tanggal Akhir | 16 Mei 2018 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Lingkup pembangunan biogas mencakup perencanaan, perancangan dan pembangunan digester (tangki pencerna) untuk mengolah limbah organik menjadi energi, serta sistem pendukungnya seperti pengumpulan dan pemurnian gas. Selain itu, lingkupnya juga meliputi pemanfaatan biogas sebagai sumber energi untuk memasak, penerangan, pembangkit listrik, dan penggunaan lainnya, serta pemanfaatan sisa limbah padat (digestat) sebagai pupuk organik. |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
tidak ada perubahan |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram |
| 2 | Proses Pengadaan | Lelang Pemilihan Langsung - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur |
| 3 | Jenis Kontrak | Pekerjaan Konstruksi |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 3 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 3 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 976,875,000 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB |
| 9 | Judul Kontrak | Paket V : Pembangunan Biogas di Kab. Lombok Timur |
| 10 | Perusahaan Kontrak | BUANA RICI |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 976,875,000 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Lingkup pembangunan biogas mencakup perencanaan, perancangan dan pembangunan digester (tangki pencerna) untuk mengolah limbah organik menjadi energi, serta sistem pendukungnya seperti pengumpulan dan pemurnian gas. Selain itu, lingkupnya juga meliputi pemanfaatan biogas sebagai sumber energi untuk memasak, penerangan, pembangkit listrik, dan penggunaan lainnya, serta pemanfaatan sisa limbah padat (digestat) sebagai pupuk organik. |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 16 Mei 2017 s/d 16 Mei 2018 |