We are a reliable transport agency providing safe and timely logistics solutions. Our services cover local and long-distance transportation needs.

Our Services
Get a Quote

Proyek

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III : Kab. Lotim

Nomor Referensi: 2473037

Pemerintahan – Tata Kelola Pemerintahan

Tanggal Mulai Proyek 19 Apr 2016
Tanggal Berakhir Proyek 19 Apr 2017
Kemajuan (Capaian Fisik)
100%

Gambaran Proyek

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III : Kab. Lotim

detail

Anggaran Proyek Rp 7,525,000,000
Durasi 366 hari
Tender 1 Tender
Dokumen 0 Dokumen
Anggaran Proyek 1 Anggaran Proyek
1 Nomor Referensi 2473037
2 Pemilik Proyek Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Pemerintahan, Tata Kelola Pemerintahan
4 Nama Proyek Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III : Kab. Lotim
5 Lokasi Proyek tersebar di - Lombok Timur (Kab.)
6 Tujuan Proyek Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III : Kab. Lotim
7 Gambaran Proyek Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III : Kab. Lotim
1 Lingkup Proyek

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III : Kab. Lotim

2 Dampak Lingkungan

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III di Kabupaten Lombok Timur dapat menimbulkan dampak lingkungan berupa potensi peningkatan kebisingan, debu, dan limbah konstruksi selama proses pembangunan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Aktivitas penggalian dan perataan tanah juga berpotensi memicu perubahan kontur lahan serta risiko erosi kecil jika tidak ditangani dengan baik. Di sisi lain, proyek ini membawa dampak positif berupa peningkatan kualitas lingkungan permukiman melalui tersedianya hunian yang lebih sehat, aman, dan teratur, yang pada akhirnya dapat mengurangi risiko kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengelolaan konstruksi yang bertanggung jawab, dampak negatif dapat diminimalkan sehingga manfaat sosial dan lingkungan dapat lebih optimal.

3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III di Kabupaten Lombok Timur dapat menimbulkan dampak lingkungan berupa potensi peningkatan kebisingan, debu, dan limbah konstruksi selama proses pembangunan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Aktivitas penggalian dan perataan tanah juga berpotensi memicu perubahan kontur lahan serta risiko erosi kecil jika tidak ditangani dengan baik. Di sisi lain, proyek ini membawa dampak positif berupa peningkatan kualitas lingkungan permukiman melalui tersedianya hunian yang lebih sehat, aman, dan teratur, yang pada akhirnya dapat mengurangi risiko kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengelolaan konstruksi yang bertanggung jawab, dampak negatif dapat diminimalkan sehingga manfaat sosial dan lingkungan dapat lebih optimal.

4 Rincian Kontak Jl. Majapahit No.16, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat
5 Sumber Dana APBD NTB
6 Anggaran Proyek Rp 7,525,000,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 3 Maret 2016
1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 7,525,000,000
3 Tanggal Akhir 19 April 2017
4 Lingkup Akhir

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III : Kab. Lotim

5 Alasan Perubahan Pada Proyek

-

6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -
1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Setda Provinsi NTB, Gubernur NTB, Gedung I, Jl. Pejanggik No.12 Lantai 2 Kantor, Pejanggik, Kec. Mataram, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Lelang Pemilihan Langsung - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
3 Jenis Kontrak Pekerjaan Konstruksi
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 1
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 1
7 Perkiraan Biaya Rp 7,525,000,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB
9 Judul Kontrak Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III : Kab. Lotim
10 Perusahaan Kontrak PT. BBU
11 Harga Kontrak Rp 7,525,000,000
12 Lingkup Kontrak

Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) Paket III : Kab. Lotim

13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 19 April 2016 s/d 19 April 2017

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi