Nomor Referensi: 6232037
Pemerintahan – Tata Kelola Pemerintahan
Gambaran umum proyek ini meliputi: Tujuan Utama: Meningkatkan produksi telur lokal, mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah, dan memberdayakan kelompok tani atau peternak lokal. Lokasi: Proyek ini dilaksanakan di berbagai lokasi di Pulau Sumbawa, termasuk di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat, seringkali menargetkan kelompok tani atau koperasi peternakan spesifik, seperti KTT (Kelompok Tani Ternak) Bintang Timur dan KTT Tanah Biru di Kelurahan Menala. Jenis Pengadaan: Ini adalah kegiatan pengadaan sarana dan prasarana (fisik) kandang, dan dalam beberapa kasus, termasuk pengawasan pembangunan serta pengadaan ternak ayam petelur itu sendiri. Sumber Dana: Proyek-proyek ini umumnya didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD/APBDP) pemerintah kabupaten setempat. Spesifikasi Kandang: Meskipun spesifikasi teknis rinci dapat bervariasi per paket proyek, kandang yang umum digunakan untuk ayam petelur produktif biasanya berjenis kandang baterai untuk efisiensi dan kemudahan manajemen. Ukuran dan kapasitas kandang disesuaikan dengan jumlah ayam yang akan ditampung, misalnya untuk 500 ekor ayam bisa menggunakan kandang seluas sekitar 50 m². Pelaksanaan: Proyek dilaksanakan melalui proses tender atau pengadaan barang/jasa pemerintah, melibatkan Dinas Pertanian atau instansi terkait di tingkat kabupaten.
| 1 | Nomor Referensi | 6232037 |
| 2 | Pemilik Proyek | Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Pemerintahan, Tata Kelola Pemerintahan |
| 4 | Nama Proyek | Pengadaan Kandang ayam ras petelur di P. Sumbawa |
| 5 | Lokasi Proyek | Desa Persiapan Lamunga, Kec. Taliwang - Sumbawa Barat (Kab.) |
| 6 | Tujuan Proyek | Pengadaan Kandang ayam ras petelur di P. Sumbawa. |
| 7 | Gambaran Proyek | Gambaran umum proyek ini meliputi: Tujuan Utama: Meningkatkan produksi telur lokal, mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah, dan memberdayakan kelompok tani atau peternak lokal. Lokasi: Proyek ini dilaksanakan di berbagai lokasi di Pulau Sumbawa, termasuk di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat, seringkali menargetkan kelompok tani atau koperasi peternakan spesifik, seperti KTT (Kelompok Tani Ternak) Bintang Timur dan KTT Tanah Biru di Kelurahan Menala. Jenis Pengadaan: Ini adalah kegiatan pengadaan sarana dan prasarana (fisik) kandang, dan dalam beberapa kasus, termasuk pengawasan pembangunan serta pengadaan ternak ayam petelur itu sendiri. Sumber Dana: Proyek-proyek ini umumnya didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD/APBDP) pemerintah kabupaten setempat. Spesifikasi Kandang: Meskipun spesifikasi teknis rinci dapat bervariasi per paket proyek, kandang yang umum digunakan untuk ayam petelur produktif biasanya berjenis kandang baterai untuk efisiensi dan kemudahan manajemen. Ukuran dan kapasitas kandang disesuaikan dengan jumlah ayam yang akan ditampung, misalnya untuk 500 ekor ayam bisa menggunakan kandang seluas sekitar 50 m². Pelaksanaan: Proyek dilaksanakan melalui proses tender atau pengadaan barang/jasa pemerintah, melibatkan Dinas Pertanian atau instansi terkait di tingkat kabupaten. |
| 1 | Lingkup Proyek |
Pengadaan Kandang ayam ras petelur di P. Sumbawa |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | Dampak lingkungan dari proyek pengadaan kandang ayam ras petelur di Pulau Sumbawa meliputi aspek positif dan negatif; di sisi positif, pengembangan peternakan lokal dapat mengurangi jejak karbon transportasi telur dari luar daerah, namun di sisi negatif, proyek ini berpotensi menimbulkan masalah bau, pencemaran air dan tanah oleh kotoran ayam (yang kaya nitrogen dan fosfor), serta peningkatan risiko penyebaran penyakit jika manajemen limbah tidak ditangani dengan standar operasional yang ketat dan berkelanjutan. |
|
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | Pembangunan kandang ayam ras petelur di Pulau Sumbawa memiliki dampak signifikan terhadap penggunaan lahan dan permukiman, terutama dalam hal konversi lahan yang berpotensi mengubah fungsi lahan pertanian menjadi area peternakan, serta isu tata ruang yang mengharuskan lokasi kandang berada jauh dari permukiman warga untuk menghindari konflik sosial akibat bau dan risiko kesehatan; namun, jika perencanaan tata ruang terkelola dengan baik, proyek ini dapat memanfaatkan lahan yang tidak produktif dan menyediakan lapangan kerja lokal di sekitar area proyek. |
|
| 4 | Rincian Kontak | Jl. Airlangga No.56, Kekalik Jaya, Kec. Sekarbela, Kota Mataram | |
| 5 | Sumber Dana | APBD NTB | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 81,000,000 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 25 November 2020 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 80,999,991 |
| 3 | Tanggal Akhir | 25 November 2021 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Pengadaan Kandang ayam ras petelur di P. Sumbawa |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
Tidak ada perubahan |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Jl. Airlangga No.56, Kekalik Jaya, Kec. Sekarbela, Kota Mataram |
| 2 | Proses Pengadaan | Pengadan Langsung |
| 3 | Jenis Kontrak | Pengadaan Langsung |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 1 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 1 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 81,000,000 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB |
| 9 | Judul Kontrak | Pengadaan Kandang ayam ras petelur di P. Sumbawa |
| 10 | Perusahaan Kontrak | CV. SASTIWANA |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 80,999,991 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Pengadaan Kandang ayam ras petelur di P. Sumbawa |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 25 November 2020 s/d 25 November 2021 |