Logo
Detail Proyek
Tanggal Mulai Proyek Senin, 23 Agt 2021
Tanggal Berakhir Proyek Minggu, 23 Jan 2022
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru: Rabu, 22 Okt 2025)
100%
mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.
Anggaran Proyek Rp 186,000,000
Durasi 154 hari

Identitas Proyek

1 Nomor Referensi 7654037
2 Pemilik Proyek Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Lingkungan Hidup, Pengelolaan Sumber Daya Alam
4 Nama Proyek Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Mele Maju III Dusun Tanak Beak Lauq Desa Tanak Beak Kec. Narmada Kabupaten Lombok Barat
5 Lokasi Proyek Desa Tanak Beak Kec. Narmada Kabupaten Lombok Barat
6 Tujuan Proyek mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.
7 Gambaran Proyek mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.

Persiapan Proyek

1 Lingkup Proyek
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Mele Maju III Dusun Tanak Beak Lauq Desa Tanak Beak Kec. Narmada Kabupaten Lombok Barat
2 Dampak Lingkungan secara umum, pembangunan jaringan irigasi tersier dapat meningkatkan kualitas lingkungan pertanian melalui aliran air yang lebih teratur dan efisien, sehingga mengurangi risiko erosi dan genangan. Namun selama proses konstruksi, dapat timbul dampak sementara seperti debu, kebisingan, galian tanah, serta gangguan kecil terhadap vegetasi sekitar. Dampak-dampak ini biasanya bersifat jangka pendek dan dapat diminimalkan dengan pengelolaan pekerjaan yang baik.
3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman Dari sisi lahan dan permukiman, keberadaan jaringan irigasi tersier membantu mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian dan berpotensi meningkatkan hasil panen masyarakat. Sistem aliran air yang lebih tertata juga dapat mengurangi potensi limpasan yang mengganggu permukiman. Adapun gangguan yang mungkin muncul hanya bersifat sementara, seperti keterbatasan akses atau perubahan kecil pada kontur tanah selama pekerjaan berlangsung.
4 Rincian Kontak Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
5 Sumber Dana APBD
6 Anggaran Proyek Rp 186,000,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 23 Agustus 2021

Penyelesaian Proyek

1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 185,997,904
3 Tanggal Akhir 23 Januari 2022
4 Lingkup Akhir
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Mele Maju III Dusun Tanak Beak Lauq Desa Tanak Beak Kec. Narmada Kabupaten Lombok Barat
5 Alasan Perubahan Pada Proyek
tidak ada
6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -

Konteks Pengadaan

1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Pengadan Langsung
3 Jenis Kontrak HARGA SATUAN
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 1
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 1
7 Perkiraan Biaya Rp 186,000,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB
9 Judul Kontrak Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Mele Maju III Dusun Tanak Beak Lauq Desa Tanak Beak Kec. Narmada Kabupaten Lombok Barat
10 Perusahaan Kontrak CV HUTAMA AGUNG JAYA
11 Harga Kontrak Rp 185,997,904
12 Lingkup Kontrak
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Mele Maju III Dusun Tanak Beak Lauq Desa Tanak Beak Kec. Narmada Kabupaten Lombok Barat
13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 23 Agustus 2021 s/d 23 Januari 2022

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi