Logo
Detail Proyek
Tanggal Mulai Proyek Selasa, 21 Sep 2021
Tanggal Berakhir Proyek Jumat, 21 Jan 2022
Kemajuan - Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru: Rabu, 22 Okt 2025)
100%
mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.
Anggaran Proyek Rp 139,500,000
Durasi 123 hari

Identitas Proyek

1 Nomor Referensi 7816037
2 Pemilik Proyek Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Lingkungan Hidup, Pengelolaan Sumber Daya Alam
4 Nama Proyek Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Inget Mudi Desa Presak Kec. Narmada Kab. Lombok barat
5 Lokasi Proyek Desa Presak Kec. Narmada Kab. Lombok barat
6 Tujuan Proyek mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.
7 Gambaran Proyek mendukung kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.

Persiapan Proyek

1 Lingkup Proyek
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Inget Mudi Desa Presak Kec. Narmada Kab. Lombok barat
2 Dampak Lingkungan secara umum, pembangunan jaringan irigasi tersier dapat meningkatkan kualitas lingkungan pertanian melalui aliran air yang lebih teratur dan efisien, sehingga mengurangi risiko erosi dan genangan. Namun selama proses konstruksi, dapat timbul dampak sementara seperti debu, kebisingan, galian tanah, serta gangguan kecil terhadap vegetasi sekitar. Dampak-dampak ini biasanya bersifat jangka pendek dan dapat diminimalkan dengan pengelolaan pekerjaan yang baik.
3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman Dari sisi lahan dan permukiman, keberadaan jaringan irigasi tersier membantu mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian dan berpotensi meningkatkan hasil panen masyarakat. Sistem aliran air yang lebih tertata juga dapat mengurangi potensi limpasan yang mengganggu permukiman. Adapun gangguan yang mungkin muncul hanya bersifat sementara, seperti keterbatasan akses atau perubahan kecil pada kontur tanah selama pekerjaan berlangsung.
4 Rincian Kontak Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
5 Sumber Dana APBD
6 Anggaran Proyek Rp 139,500,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 21 September 2021

Penyelesaian Proyek

1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 139,499,783
3 Tanggal Akhir 21 Januari 2022
4 Lingkup Akhir
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Inget Mudi Desa Presak Kec. Narmada Kab. Lombok barat
5 Alasan Perubahan Pada Proyek
tidak ada
6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -

Konteks Pengadaan

1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Pengadan Langsung
3 Jenis Kontrak HARGA SATUAN
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 1
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 1
7 Perkiraan Biaya Rp 139,500,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB
9 Judul Kontrak Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Inget Mudi Desa Presak Kec. Narmada Kab. Lombok barat
10 Perusahaan Kontrak -
11 Harga Kontrak Rp 139,499,783
12 Lingkup Kontrak
Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Inget Mudi Desa Presak Kec. Narmada Kab. Lombok barat
13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 21 September 2021 s/d 21 Januari 2022

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi