Tanggal Mulai Proyek
Jumat, 26 Jun 2020
Tanggal Berakhir Proyek
Sabtu, 26 Des 2020
Kemajuan -
Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru:
Rabu, 22 Okt 2025)
Proyek pembangunan sarana Unit Pengolahan Hasil (UPH) kopi untuk Kelompok Tani (Poktan) Banjar Manggis di Santong, Kayangan, Kabupaten Lombok Utara bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk kopi yang dihasilkan oleh anggota kelompok tani. Proyek ini akan menyediakan fasilitas modern dan higienis untuk mengolah kopi pascapanen, sehingga dapat mengatasi kendala pengolahan tradisional yang selama ini dihadapi petani.
Anggaran Proyek
Rp
140,000,000
Identitas Proyek
| 1 |
Nomor Referensi |
5348037 |
| 2 |
Pemilik Proyek |
Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB,
Kantor Induk |
| 3 |
Sektor, Subsektor |
Pemerintahan,
Tata Kelola Pemerintahan |
| 4 |
Nama Proyek |
Sarana bangunan UPH kopi Kegiatan Fasilitasi Pengolahan Kopi di Poktan Banjar Manggis, Santong Kayangan Kabupaten Lombok Utara 1 unit |
| 5 |
Lokasi Proyek |
Kabupaten Lombok utara |
| 6 |
Tujuan Proyek |
Meningkatkan mutu kopi: Menyediakan fasilitas pengolahan yang memungkinkan proses pascapanen, seperti pengupasan, fermentasi, dan pengeringan, dilakukan secara terstandarisasi, sehingga menghasilkan biji kopi berkualitas tinggi yang konsisten. Meningkatkan nilai tambah: Kopi dengan mutu yang lebih baik akan memiliki harga jual yang lebih tinggi, yang akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota Poktan Banjar Manggis. Menciptakan efisiensi: Penggunaan mesin dan peralatan modern di dalam UPH akan mempercepat proses pengolahan, menghemat tenaga kerja, dan menekan biaya produksi dalam jangka panjang. Mendorong keberlanjutan: UPH akan mendorong praktik pengolahan kopi yang lebih modern, higienis, dan ramah lingkungan, sehingga mendukung pertanian berkelanjutan. |
| 7 |
Gambaran Proyek |
Proyek pembangunan sarana Unit Pengolahan Hasil (UPH) kopi untuk Kelompok Tani (Poktan) Banjar Manggis di Santong, Kayangan, Kabupaten Lombok Utara bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk kopi yang dihasilkan oleh anggota kelompok tani. Proyek ini akan menyediakan fasilitas modern dan higienis untuk mengolah kopi pascapanen, sehingga dapat mengatasi kendala pengolahan tradisional yang selama ini dihadapi petani. |
Persiapan Proyek
| 1 |
Lingkup Proyek |
Proyek pembangunan sarana Unit Pengolahan Hasil (UPH) kopi untuk Poktan Banjar Manggis di Santong, Kayangan, Kabupaten Lombok Utara mencakup semua tahapan yang diperlukan untuk mendirikan fasilitas pengolahan pascapanen kopi yang modern, efisien, dan higienis. Lingkup ini dirancang untuk memastikan integrasi yang baik dari semua aspek proses pengolahan, dari perencanaan hingga operasionalisasi.
|
| 2 |
Dampak Lingkungan |
Pengolahan limbah kopi lebih terkontrol sehingga mengurangi pencemaran.
Aktivitas pengolahan terpusat, meningkatkan kebersihan lingkungan.
Limbah organik dapat dimanfaatkan sebagai kompos/pupuk.
Mendorong penggunaan teknologi pengolahan yang lebih ramah lingkungan.
Mengurangi bau dan potensi kontaminasi air.
Pemanfaatan lahan lebih tertata dan efisien. |
| 3 |
Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman |
Lahan dimanfaatkan lebih produktif dan tertata.
Lingkungan lebih bersih karena pengolahan terpusat.
Estetika kawasan meningkat.
Aktivitas ekonomi masyarakat sekitar ikut berkembang. |
| 4 |
Rincian Kontak |
Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
|
| 5 |
Sumber Dana |
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
|
| 6 |
Anggaran Proyek |
Rp
140,000,000
|
| 7 |
Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek |
26 Juni 2020
|
Penyelesaian Proyek
| 1 |
Status Proyek |
Pemeliharaan
|
| 2 |
Biaya Akhir |
Rp
139,999,001
|
| 3 |
Tanggal Akhir |
26 Desember 2020
|
| 4 |
Lingkup Akhir |
Proyek pembangunan sarana Unit Pengolahan Hasil (UPH) kopi untuk Poktan Banjar Manggis di Santong, Kayangan, Kabupaten Lombok Utara mencakup semua tahapan yang diperlukan untuk mendirikan fasilitas pengolahan pascapanen kopi yang modern, efisien, dan higienis. Lingkup ini dirancang untuk memastikan integrasi yang baik dari semua aspek proses pengolahan, dari perencanaan hingga operasionalisasi.
|
| 5 |
Alasan Perubahan Pada Proyek |
Tidak ada
|
| 6 |
Referensi Laporan Audit dan Evaluasi |
-
|
Konteks Pengadaan
| 1 |
Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak |
Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB,
Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
|
| 2 |
Proses Pengadaan |
Pengadaan Langsung |
| 3 |
Jenis Kontrak |
Pekerjaan Konstruksi |
| 4 |
Status Kontrak |
- |
| 5 |
Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding |
1
|
| 6 |
Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran |
1
|
| 7 |
Perkiraan Biaya |
Rp
140,000,000
|
| 8 |
Entitas Administrasi Kontrak |
Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB |
| 9 |
Judul Kontrak |
Sarana bangunan UPH kopi Kegiatan Fasilitasi Pengolahan Kopi di Poktan Banjar Manggis, Santong Kayangan Kabupaten Lombok Utara 1 unit
|
| 10 |
Perusahaan Kontrak |
CV. MARANG
|
| 11 |
Harga Kontrak |
Rp
139,999,001
|
| 12 |
Lingkup Kontrak |
Proyek pembangunan sarana Unit Pengolahan Hasil (UPH) kopi untuk Poktan Banjar Manggis di Santong, Kayangan, Kabupaten Lombok Utara mencakup semua tahapan yang diperlukan untuk mendirikan fasilitas pengolahan pascapanen kopi yang modern, efisien, dan higienis. Lingkup ini dirancang untuk memastikan integrasi yang baik dari semua aspek proses pengolahan, dari perencanaan hingga operasionalisasi.
|
| 13 |
Tanggal Mulai dan
Lama Kontrak |
26 Juni 2020
s/d
26 Desember 2020
|