We are a reliable transport agency providing safe and timely logistics solutions. Our services cover local and long-distance transportation needs.

Our Services
Get a Quote

Proyek

Pemboran sumur eksplorasi/eksploitasi air bawah tanah di Pulau Lombok

Nomor Referensi: 129037

Energi – Energi

Tanggal Mulai Proyek 28 Jul 2011
Tanggal Berakhir Proyek 28 Agt 2011
Kemajuan (Capaian Fisik)
100%

Gambaran Proyek

Pemboran sumur eksplorasi/eksploitasi air bawah tanah di Pulau Lombok merupakan proyek penyediaan sumber air bersih dengan melakukan pengeboran hingga kedalaman tertentu untuk menemukan dan memanfaatkan akuifer yang potensial. Kegiatan ini mencakup survei lokasi, pemboran sumur, pengujian debit dan kualitas air, serta pemasangan konstruksi sumur dan peralatan pendukung. Proyek ini bertujuan meningkatkan ketersediaan air bagi kebutuhan masyarakat, pertanian, maupun fasilitas umum, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air permukaan.

detail

Anggaran Proyek Rp 185,000,000
Durasi 32 hari
Tender 1 Tender
Dokumen 0 Dokumen
Anggaran Proyek 1 Anggaran Proyek
1 Nomor Referensi 129037
2 Pemilik Proyek Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Energi, Energi
4 Nama Proyek Pemboran sumur eksplorasi/eksploitasi air bawah tanah di Pulau Lombok
5 Lokasi Proyek Mataram
6 Tujuan Proyek Kegiatan Pemerintahan
7 Gambaran Proyek Pemboran sumur eksplorasi/eksploitasi air bawah tanah di Pulau Lombok merupakan proyek penyediaan sumber air bersih dengan melakukan pengeboran hingga kedalaman tertentu untuk menemukan dan memanfaatkan akuifer yang potensial. Kegiatan ini mencakup survei lokasi, pemboran sumur, pengujian debit dan kualitas air, serta pemasangan konstruksi sumur dan peralatan pendukung. Proyek ini bertujuan meningkatkan ketersediaan air bagi kebutuhan masyarakat, pertanian, maupun fasilitas umum, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air permukaan.
1 Lingkup Proyek

Lingkup proyek pemboran sumur eksplorasi/eksploitasi air bawah tanah di Pulau Lombok mencakup survei dan penentuan lokasi sumur, mobilisasi peralatan pengeboran, pelaksanaan pemboran hingga kedalaman yang direncanakan, serta pengambilan data geologi dan hidrogeologis. Lingkup ini juga meliputi pengujian debit dan kualitas air, pemasangan konstruksi sumur (pipa selubung, gravel pack, dan sealing), pembersihan dan pengurasan sumur, serta penyusunan laporan hasil pemboran. Selain itu, lingkup proyek mencakup pengelolaan limbah bor dan penerapan keselamatan kerja selama kegiatan berlangsung.

2 Dampak Lingkungan

Pemboran sumur eksplorasi/eksploitasi air bawah tanah di Pulau Lombok dapat menimbulkan dampak lingkungan seperti perubahan struktur tanah akibat aktivitas pengeboran, potensi kebisingan dan getaran dari peralatan, serta risiko pencemaran tanah dan air jika limbah bor tidak dikelola dengan baik. Selain itu, pengambilan air tanah yang berlebihan berpotensi memengaruhi keseimbangan akuifer. Dengan pengelolaan limbah pengeboran, pemilihan lokasi yang tepat, serta pemantauan debit dan kualitas air, dampak lingkungan dapat diminimalkan.

3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman

Pemboran sumur eksplorasi/eksploitasi air bawah tanah di Pulau Lombok dapat berdampak pada lahan berupa perubahan struktur tanah di area pengeboran, potensi terbukanya permukaan tanah, serta timbulnya genangan atau limbah lumpur bor jika tidak dikelola dengan baik. Terhadap permukiman, kegiatan ini dapat menimbulkan kebisingan, getaran, dan peningkatan lalu lintas peralatan yang dapat mengganggu kenyamanan warga. Dengan pengaturan lokasi kerja, pengelolaan limbah, dan pembatasan jam operasional, dampak tersebut dapat diminimalkan.

4 Rincian Kontak l. Majapahit No.40, Kekalik Jaya, Kec. Mataram, Kota Mataram
5 Sumber Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
6 Anggaran Proyek Rp 185,000,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 18 Juni 2011
1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 184,900,000
3 Tanggal Akhir 28 Agustus 2011
4 Lingkup Akhir

Lingkup proyek pemboran sumur eksplorasi/eksploitasi air bawah tanah di Pulau Lombok mencakup survei dan penentuan lokasi sumur, mobilisasi peralatan pengeboran, pelaksanaan pemboran hingga kedalaman yang direncanakan, serta pengambilan data geologi dan hidrogeologis. Lingkup ini juga meliputi pengujian debit dan kualitas air, pemasangan konstruksi sumur (pipa selubung, gravel pack, dan sealing), pembersihan dan pengurasan sumur, serta penyusunan laporan hasil pemboran. Selain itu, lingkup proyek mencakup pengelolaan limbah bor dan penerapan keselamatan kerja selama kegiatan berlangsung.

5 Alasan Perubahan Pada Proyek

Tidak ada perubahan

6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -
1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Setda Provinsi NTB, Gubernur NTB, Gedung I, Jl. Pejanggik No.12 Lantai 2 Kantor, Pejanggik, Kec. Mataram, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Lelang Umum - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
3 Jenis Kontrak Pekerjaan Konstruksi
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 3
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 5
7 Perkiraan Biaya Rp 185,000,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB
9 Judul Kontrak Pemboran sumur eksplorasi/eksploitasi air bawah tanah di Pulau Lombok
10 Perusahaan Kontrak cv.maros
11 Harga Kontrak Rp 184,900,000
12 Lingkup Kontrak

Lingkup proyek pemboran sumur eksplorasi/eksploitasi air bawah tanah di Pulau Lombok mencakup survei dan penentuan lokasi sumur, mobilisasi peralatan pengeboran, pelaksanaan pemboran hingga kedalaman yang direncanakan, serta pengambilan data geologi dan hidrogeologis. Lingkup ini juga meliputi pengujian debit dan kualitas air, pemasangan konstruksi sumur (pipa selubung, gravel pack, dan sealing), pembersihan dan pengurasan sumur, serta penyusunan laporan hasil pemboran. Selain itu, lingkup proyek mencakup pengelolaan limbah bor dan penerapan keselamatan kerja selama kegiatan berlangsung.

13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 28 Juli 2011 s/d 28 Agustus 2011

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi