Nomor Referensi: 10537109000
Pendidikan – Formal
Rehabilitasi/Normalisasi Embung Tuping Bat Desa Wakan, Kec. Jerowaru, Kab. Lombok Timur
| 1 | Nomor Referensi | 10537109000 |
| 2 | Pemilik Proyek | BALAI PENGELOLAAN SUMBERDAYA AIR DAN HIDROLOGI WILAYAH SUNGAI PULAU LOMBOK, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Pendidikan, Formal |
| 4 | Nama Proyek | Rehabilitasi/Normalisasi Embung Tuping Bat Desa Wakan, Kec. Jerowaru, Kab. Lombok Timur |
| 5 | Lokasi Proyek | Desa Wakan, Kec. Jerowaru - Lombok Timur |
| 6 | Tujuan Proyek | Peningkatan Alat Pertanian |
| 7 | Gambaran Proyek | Rehabilitasi/Normalisasi Embung Tuping Bat Desa Wakan, Kec. Jerowaru, Kab. Lombok Timur |
| 1 | Lingkup Proyek |
Rehabilitasi/Normalisasi Embung Tuping Bat Desa Wakan, Kec. Jerowaru, Kab. Lombok Timur |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | A. Dampak Saat Konstruksi / Pengerukan 1. Kekeruhan Air (Sedimentasi) Pengerukan dapat membuat air keruh dan mengganggu organisme air. 2. Kerusakan Vegetasi Sekitar Tanggul Pembersihan vegetasi dan penggunaan alat berat berpotensi menghilangkan tanaman alami dan habitat satwa kecil. 3. Kebisingan, Debu, & Gangguan Aktivitas Warga Mobilisasi alat berat menimbulkan polusi udara dan suara. 4. Limbah Padat & Bahan Konstruksi Sisa plastik semen, kayu bekas, dan sampah proyek dapat mencemari lingkungan bila tidak dikelola. 5. Risiko Longsoran Tanggul Sementara Jika penanganan tebing kurang baik selama pengerukan. B. Dampak Saat Operasional Embung 1. Perubahan Hidrologi Lokal Debit air yang tidak dikelola dapat memicu erosi pada area outlet. Limpasan dapat menggerus tanah di hilir saluran. 2. Penyebaran Gulma Air Embung yang lebih dalam kadang memicu pertumbuhan enceng gondok/algae bila tidak dipelihara. 3. Konflik Sosial Penggunaan Air Pembagian air antara petani, peternak, dan warga dapat memicu konflik, terutama musim kering. 4. Pencemaran dari Aktivitas Pertanian Aliran kembali (return flow) mengandung pupuk/pestisida yang masuk ke embung. |
|
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | A. Dampak Saat Konstruksi / Pengerukan 1. Kekeruhan Air (Sedimentasi) Pengerukan dapat membuat air keruh dan mengganggu organisme air. 2. Kerusakan Vegetasi Sekitar Tanggul Pembersihan vegetasi dan penggunaan alat berat berpotensi menghilangkan tanaman alami dan habitat satwa kecil. 3. Kebisingan, Debu, & Gangguan Aktivitas Warga Mobilisasi alat berat menimbulkan polusi udara dan suara. 4. Limbah Padat & Bahan Konstruksi Sisa plastik semen, kayu bekas, dan sampah proyek dapat mencemari lingkungan bila tidak dikelola. 5. Risiko Longsoran Tanggul Sementara Jika penanganan tebing kurang baik selama pengerukan. B. Dampak Saat Operasional Embung 1. Perubahan Hidrologi Lokal Debit air yang tidak dikelola dapat memicu erosi pada area outlet. Limpasan dapat menggerus tanah di hilir saluran. 2. Penyebaran Gulma Air Embung yang lebih dalam kadang memicu pertumbuhan enceng gondok/algae bila tidak dipelihara. 3. Konflik Sosial Penggunaan Air Pembagian air antara petani, peternak, dan warga dapat memicu konflik, terutama musim kering. 4. Pencemaran dari Aktivitas Pertanian Aliran kembali (return flow) mengandung pupuk/pestisida yang masuk ke embung. |
|
| 4 | Rincian Kontak | - | |
| 5 | Sumber Dana | Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 191,000,000 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 10 November 2025 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 191,000,000 |
| 3 | Tanggal Akhir | 29 Desember 2025 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Rehabilitasi/Normalisasi Embung Tuping Bat Desa Wakan, Kec. Jerowaru, Kab. Lombok Timur (DBHCHT) |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
- |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | BALAI PENGELOLAAN SUMBERDAYA AIR DAN HIDROLOGI WILAYAH SUNGAI PULAU LOMBOK, - |
| 2 | Proses Pengadaan | Pengadan Langsung |
| 3 | Jenis Kontrak | Pekerjaan Konstruksi |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 1 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 1 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 191,000,000 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | BALAI PENGELOLAAN SUMBERDAYA AIR DAN HIDROLOGI WILAYAH SUNGAI PULAU LOMBOK |
| 9 | Judul Kontrak | Rehabilitasi/Normalisasi Embung Tuping Bat Desa Wakan, Kec. Jerowaru, Kab. Lombok Timur (DBHCHT) |
| 10 | Perusahaan Kontrak | CV EKSHA DINESHCARA WILLIAM |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 191,000,000 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Rehabilitasi/Normalisasi Embung Tuping Bat Desa Wakan, Kec. Jerowaru, Kab. Lombok Timur (DBHCHT) |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 10 November 2025 s/d 29 Desember 2025 |