Nomor Referensi: 10062156000
Kesehatan – Fasilitas kesehatan
Pembangunan gedung perawatan paru adalah proyek infrastruktur kesehatan yang ditujukan untuk menyediakan fasilitas khusus bagi pasien dengan penyakit paru-paru, seperti tuberkulosis (TBC) dan penyakit pernapasan lainnya. Proyek ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit, kualitas pelayanan, dan mendukung program pemerintah dalam penanggulangan penyakit paru.
| 1 | Nomor Referensi | 10062156000 |
| 2 | Pemilik Proyek | Rumah Sakit HL Manambai Abdul Kadir Provinsi NTB, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Kesehatan, Fasilitas kesehatan |
| 4 | Nama Proyek | Pembangunan Gedung Perawatan TB dan Paru |
| 5 | Lokasi Proyek | Jl. Lintas Sumbawa-Bima km.05 Sumbawa - Sumbawa (Kab.) |
| 6 | Tujuan Proyek | Tujuan utamanya adalah untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dengan meningkatkan dan memeratakan akses pelayanan kesehatan, terutama bagi penderita penyakit paru. Hal ini termasuk penanganan kasus TBC, yang ditargetkan untuk eliminasi pada tahun 2030 di Indonesia. |
| 7 | Gambaran Proyek | Pembangunan gedung perawatan paru adalah proyek infrastruktur kesehatan yang ditujukan untuk menyediakan fasilitas khusus bagi pasien dengan penyakit paru-paru, seperti tuberkulosis (TBC) dan penyakit pernapasan lainnya. Proyek ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit, kualitas pelayanan, dan mendukung program pemerintah dalam penanggulangan penyakit paru. |
| 1 | Lingkup Proyek |
Lingkup pembangunan gedung perawatan mencakup seluruh tahapan dan aspek pekerjaan konstruksi, mulai dari perencanaan hingga pemeliharaan, dengan fokus khusus pada penyediaan lingkungan yang aman, higienis, dan fungsional untuk layanan medis. |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | Pembangunan gedung perawatan, seperti rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya, menimbulkan berbagai dampak lingkungan, baik pada tahap konstruksi maupun operasional. Dampak-dampak ini meliputi polusi, konsumsi energi dan sumber daya yang tinggi, serta manajemen limbah. |
|
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | Pembangunan gedung perawatan (seperti rumah sakit atau fasilitas medis lainnya) di area permukiman membawa dampak positif dan negatif yang signifikan terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat setempat. |
|
| 4 | Rincian Kontak | Jl. Lintas Sumbawa-Bima KM 5, Seketeng, Kec. Sumbawa, Kabupaten Sumbawa | |
| 5 | Sumber Dana | APBD 2025 | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 5,409,600,000 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 30 Juli 2025 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 5,409,600,000 |
| 3 | Tanggal Akhir | 3 September 2026 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Lingkup pembangunan gedung perawatan mencakup seluruh tahapan dan aspek pekerjaan konstruksi, mulai dari perencanaan hingga pemeliharaan, dengan fokus khusus pada penyediaan lingkungan yang aman, higienis, dan fungsional untuk layanan medis. |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
TIDAK ADA PERUBAHAN |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | Rumah Sakit HL Manambai Abdul Kadir Provinsi NTB, Jl. Lintas Sumbawa-Bima KM 5, Seketeng, Kec. Sumbawa, Kabupaten Sumbawa |
| 2 | Proses Pengadaan | Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur |
| 3 | Jenis Kontrak | Pekerjaan Konstruksi |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 29 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 29 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 5,409,600,000 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | Rumah Sakit HL Manambai Abdul Kadir Provinsi NTB |
| 9 | Judul Kontrak | Pembangunan Gedung Perawatan TB dan Paru |
| 10 | Perusahaan Kontrak | CV. DUTA BIMA RAYA |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 5,409,600,000 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Lingkup pembangunan gedung perawatan mencakup seluruh tahapan dan aspek pekerjaan konstruksi, mulai dari perencanaan hingga pemeliharaan, dengan fokus khusus pada penyediaan lingkungan yang aman, higienis, dan fungsional untuk layanan medis. |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 3 September 2025 s/d 3 September 2026 |