Tanggal Mulai Proyek
Senin, 26 Okt 2020
Tanggal Berakhir Proyek
Kamis, 26 Nov 2020
Kemajuan -
Capaian Fisik (Pembaharuan terbaru:
Rabu, 22 Okt 2025)
Kegiatan Pembangunan 1 Unit Sumur Bor di Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa merupakan upaya penyediaan sarana air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber air permukaan.
Kecamatan Moyo Hulu merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan ekonomi seperti pertanian dan peternakan. Namun, ketersediaan air bersih di wilayah ini sering kali terbatas, terutama pada musim kemarau. Oleh karena itu, pembangunan sumur bor menjadi langkah strategis untuk meningkatkan ketersediaan air bersih secara mandiri dan berkesinambungan.
Sumur bor ini akan dibangun menggunakan sistem dan teknologi yang sesuai dengan kondisi geologi setempat, sehingga mampu menghasilkan air dengan debit dan kualitas yang memadai. Selain mendukung kebutuhan dasar masyarakat, pembangunan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan, produktivitas, serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Moyo Hulu.
Anggaran Proyek
Rp
199,250,000
Identitas Proyek
| 1 |
Nomor Referensi |
5921037 |
| 2 |
Pemilik Proyek |
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB,
Kantor Induk |
| 3 |
Sektor, Subsektor |
Pemerintahan,
Tata Kelola Pemerintahan |
| 4 |
Nama Proyek |
Paket V : Pembangunan 1 unit Sumur Bor di Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa |
| 5 |
Lokasi Proyek |
Kecamatan Moyo Hulu di Kabupaten Sumbawa |
| 6 |
Tujuan Proyek |
Tujuan dari kegiatan Pembangunan 1 Unit Sumur Bor di Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa adalah sebagai berikut: Menyediakan sumber air bersih yang memadai dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Moyo Hulu. Mengurangi ketergantungan terhadap sumber air permukaan yang sering kali tidak mencukupi, terutama pada musim kemarau. Meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat melalui tersedianya air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Mendukung kegiatan sosial, ekonomi, dan pelayanan publik seperti perkantoran, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya. Menunjang upaya pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam bidang penyediaan air bersih dan sanitasi. |
| 7 |
Gambaran Proyek |
Kegiatan Pembangunan 1 Unit Sumur Bor di Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa merupakan upaya penyediaan sarana air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber air permukaan.
Kecamatan Moyo Hulu merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan ekonomi seperti pertanian dan peternakan. Namun, ketersediaan air bersih di wilayah ini sering kali terbatas, terutama pada musim kemarau. Oleh karena itu, pembangunan sumur bor menjadi langkah strategis untuk meningkatkan ketersediaan air bersih secara mandiri dan berkesinambungan.
Sumur bor ini akan dibangun menggunakan sistem dan teknologi yang sesuai dengan kondisi geologi setempat, sehingga mampu menghasilkan air dengan debit dan kualitas yang memadai. Selain mendukung kebutuhan dasar masyarakat, pembangunan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan, produktivitas, serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Moyo Hulu. |
Persiapan Proyek
| 1 |
Lingkup Proyek |
Ruang lingkup kegiatan Pembangunan 1 Unit Sumur Bor di Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa meliputi tahapan dan komponen pekerjaan sebagai berikut:
Tahap Persiapan
Survei lokasi dan studi geolistrik untuk menentukan titik potensial pengeboran air tanah.
Persiapan alat, bahan, serta tenaga kerja.
Mobilisasi peralatan pengeboran ke lokasi.
Tahap Pekerjaan Pengeboran
Pengeboran sumur sesuai dengan kedalaman potensi air tanah (disesuaikan dengan hasil survei).
Pemasangan pipa casing dan saringan (screen) untuk melindungi dinding sumur dan menjaga kualitas air.
Pembersihan sumur (development) untuk memastikan air keluar dengan debit optimal.
Tahap Pekerjaan Pemasangan Sistem Pemompaan
Pemasangan pompa (manual atau elektrik sesuai kebutuhan dan kondisi lokasi).
Pemasangan pipa distribusi dan saluran air menuju tangki penampungan.
Pembuatan rumah pompa atau tempat perlindungan peralatan.
Pekerjaan Pendukung
Pembuatan bak penampung air (reservoir/tandon).
Pekerjaan drainase atau saluran pembuangan air limbah.
Pemasangan sistem pengaman dan pagar lokasi sumur bor.
Tahap Pengujian dan Serah Terima
Uji debit dan kualitas air untuk memastikan hasil sesuai standar.
Pemeriksaan kelengkapan dan fungsi seluruh instalasi.
Serah terima hasil pekerjaan kepada pemerintah daerah atau pengelola setempat.
|
| 2 |
Dampak Lingkungan |
a. Meningkatkan Ketersediaan Sumber Air Bersih
Sumur bor menyediakan akses air tanah yang stabil sehingga:
Mengurangi tekanan terhadap sumber air permukaan seperti sungai atau mata air,
Menjaga keseimbangan debit air pada ekosistem sekitar.
b. Mendukung Konservasi Air dan Ketahanan Lingkungan
Dengan tersedianya air bersih dari sumur bor:
Praktik penampungan air hujan dan penggunaan air lebih efisien dapat diterapkan,
Pemanfaatan air permukaan berkurang sehingga konservasi ekosistem tetap terjaga.
c. Mengurangi Risiko Pencemaran Lingkungan
Jika sumur bor dibangun dengan konstruksi standar:
Potensi pencemaran air tanah oleh limbah domestik dapat diminimalkan,
Sistem penyaringan alami tanah tetap bekerja dengan baik sehingga kualitas air lebih terjaga.
d. Mendukung Vegetasi dan Ketahanan Lahan
Air dari sumur bor dapat digunakan untuk:
Menyiram tanaman pekarangan atau area penghijauan,
Menjaga kelembaban tanah pada musim kemarau,
Mendukung keberlanjutan vegetasi di lingkungan sekitar.
e. Mengurangi Eksploitasi Air dari Sumber Tradisional
Dengan adanya sumber air baru, tekanan terhadap:
Mata air alami,
Sumur gali,
Sungai kecil, |
| 3 |
Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman |
a. Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Pemukiman
Dengan tersedianya air bersih yang dekat dan mudah diakses:
Kebersihan rumah tangga meningkat,
Penyakit yang terkait dengan sanitasi berkurang,
Lingkungan permukiman menjadi lebih sehat dan tertata.
b. Mengurangi Risiko Kekeringan di Musim Kemarau
Sumur bor memberikan suplai air yang lebih stabil, sehingga:
Kebutuhan air warga tetap terpenuhi meskipun sumber air lain menurun,
Risiko krisis air pada pemukiman dapat ditekan.
c. Meningkatkan Nilai Lahan dan Kerapian Kawasan
Tersedianya sumber air yang layak:
Meningkatkan nilai guna lahan pemukiman,
Membuat area pemukiman lebih menarik dan fungsional,
Mendukung pertumbuhan permukiman yang lebih teratur.
d. Mendukung Ekonomi Rumah Tangga dan Usaha Kecil
Air bersih memungkinkan:
Kegiatan ekonomi kecil seperti peternakan skala rumah, warung makan, usaha cuci, atau kebun rumah,
Penghematan biaya air bagi masyarakat.
e. Mendukung Pengurangan Konflik Sosial Terkait Air
Dengan tersedianya sumber air yang cukup:
Potensi perebutan air antarwarga menurun,
Hubungan sosial antarpenduduk lebih harmonis. |
| 4 |
Rincian Kontak |
l. Majapahit No.40, Kekalik Jaya, Kec. Mataram, Kota Mataram
|
| 5 |
Sumber Dana |
APBD 2020
|
| 6 |
Anggaran Proyek |
Rp
199,250,000
|
| 7 |
Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek |
21 Oktober 2020
|
Penyelesaian Proyek
| 1 |
Status Proyek |
Pemeliharaan
|
| 2 |
Biaya Akhir |
Rp
199,250,000
|
| 3 |
Tanggal Akhir |
26 November 2020
|
| 4 |
Lingkup Akhir |
Paket V : Pembangunan 1 unit Sumur Bor di Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa
|
| 5 |
Alasan Perubahan Pada Proyek |
tidak ada perubahan
|
| 6 |
Referensi Laporan Audit dan Evaluasi |
-
|
Konteks Pengadaan
| 1 |
Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak |
Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Setda Provinsi NTB,
Gubernur NTB, Gedung I, Jl. Pejanggik No.12 Lantai 2 Kantor, Pejanggik, Kec. Mataram, Kota Mataram
|
| 2 |
Proses Pengadaan |
Penunjukan Langsung |
| 3 |
Jenis Kontrak |
Pekerjaan Konstruksi |
| 4 |
Status Kontrak |
- |
| 5 |
Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding |
1
|
| 6 |
Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran |
1
|
| 7 |
Perkiraan Biaya |
Rp
199,250,000
|
| 8 |
Entitas Administrasi Kontrak |
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB |
| 9 |
Judul Kontrak |
Paket V : Pembangunan 1 unit Sumur Bor di Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa
|
| 10 |
Perusahaan Kontrak |
CV. Banyu Anugerah Lestari
|
| 11 |
Harga Kontrak |
Rp
199,250,000
|
| 12 |
Lingkup Kontrak |
Ruang lingkup kegiatan Pembangunan 1 Unit Sumur Bor di Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa meliputi tahapan dan komponen pekerjaan sebagai berikut:
Tahap Persiapan
Survei lokasi dan studi geolistrik untuk menentukan titik potensial pengeboran air tanah.
Persiapan alat, bahan, serta tenaga kerja.
Mobilisasi peralatan pengeboran ke lokasi.
Tahap Pekerjaan Pengeboran
Pengeboran sumur sesuai dengan kedalaman potensi air tanah (disesuaikan dengan hasil survei).
Pemasangan pipa casing dan saringan (screen) untuk melindungi dinding sumur dan menjaga kualitas air.
Pembersihan sumur (development) untuk memastikan air keluar dengan debit optimal.
Tahap Pekerjaan Pemasangan Sistem Pemompaan
Pemasangan pompa (manual atau elektrik sesuai kebutuhan dan kondisi lokasi).
Pemasangan pipa distribusi dan saluran air menuju tangki penampungan.
Pembuatan rumah pompa atau tempat perlindungan peralatan.
Pekerjaan Pendukung
Pembuatan bak penampung air (reservoir/tandon).
Pekerjaan drainase atau saluran pembuangan air limbah.
Pemasangan sistem pengaman dan pagar lokasi sumur bor.
Tahap Pengujian dan Serah Terima
Uji debit dan kualitas air untuk memastikan hasil sesuai standar.
Pemeriksaan kelengkapan dan fungsi seluruh instalasi.
Serah terima hasil pekerjaan kepada pemerintah daerah atau pengelola setempat.
|
| 13 |
Tanggal Mulai dan
Lama Kontrak |
26 Oktober 2020
s/d
26 November 2020
|