Nomor Referensi: 2451037
Pemerintahan – Tata Kelola Pemerintahan
Paket 17 Sumbawa Besar-Semongkat-Batu Dulang, Sumbawa-Sebewe-Lua Air, Lenanggguar-Lunyuk
| 1 | Nomor Referensi | 2451037 |
| 2 | Pemilik Proyek | Dinas PUPR Provinsi NTB, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Pemerintahan, Tata Kelola Pemerintahan |
| 4 | Nama Proyek | Paket 17 Sumbawa Besar-Semongkat-Batu Dulang, Sumbawa-Sebewe-Lua Air, Lenanggguar-Lunyuk |
| 5 | Lokasi Proyek | Ruas Jalan Sumbawa besar-Semungkat-Bt Dulang - Sumbawa (Kab.) |
| 6 | Tujuan Proyek | Paket 17 Sumbawa Besar-Semongkat-Batu Dulang, Sumbawa-Sebewe-Lua Air, Lenanggguar-Lunyuk |
| 7 | Gambaran Proyek | Paket 17 Sumbawa Besar-Semongkat-Batu Dulang, Sumbawa-Sebewe-Lua Air, Lenanggguar-Lunyuk |
| 1 | Lingkup Proyek |
Paket 17 Sumbawa Besar-Semongkat-Batu Dulang, Sumbawa-Sebewe-Lua Air, Lenanggguar-Lunyuk |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | Paket 17 yang meliputi peningkatan ruas jalan Sumbawa Besar–Semongkat–Batu Dulang, Sumbawa–Sebewe–Lua Air, serta Lenangguar–Lunyuk berpotensi menimbulkan beberapa dampak lingkungan selama tahap konstruksi maupun operasional, seperti peningkatan kebisingan dan debu akibat aktivitas alat berat, potensi erosi dan sedimentasi terutama pada area perbukitan atau dekat aliran sungai, perubahan drainase alami yang dapat memicu genangan, serta gangguan terhadap habitat flora dan fauna di sepanjang koridor jalan. Selain itu, mobilitas kendaraan yang meningkat dapat menambah risiko pencemaran udara dan limbah padat, namun proyek ini juga dapat membawa dampak positif berupa peningkatan aksesibilitas, distribusi ekonomi lokal, serta kemudahan mobilitas masyarakat apabila disertai dengan pengelolaan lingkungan yang baik. |
|
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | Paket 17 yang meliputi peningkatan ruas jalan Sumbawa Besar–Semongkat–Batu Dulang, Sumbawa–Sebewe–Lua Air, serta Lenangguar–Lunyuk berpotensi menimbulkan beberapa dampak lingkungan selama tahap konstruksi maupun operasional, seperti peningkatan kebisingan dan debu akibat aktivitas alat berat, potensi erosi dan sedimentasi terutama pada area perbukitan atau dekat aliran sungai, perubahan drainase alami yang dapat memicu genangan, serta gangguan terhadap habitat flora dan fauna di sepanjang koridor jalan. Selain itu, mobilitas kendaraan yang meningkat dapat menambah risiko pencemaran udara dan limbah padat, namun proyek ini juga dapat membawa dampak positif berupa peningkatan aksesibilitas, distribusi ekonomi lokal, serta kemudahan mobilitas masyarakat apabila disertai dengan pengelolaan lingkungan yang baik. |
|
| 4 | Rincian Kontak | Jl. Majapahit No.11, Kekalik Jaya, Kec. Sekarbela, Kota Mataram | |
| 5 | Sumber Dana | APBD NTB | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 8,558,999,998 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 25 Februari 2016 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 8,559,000,000 |
| 3 | Tanggal Akhir | 4 Mei 2017 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Paket 17 Sumbawa Besar-Semongkat-Batu Dulang, Sumbawa-Sebewe-Lua Air, Lenanggguar-Lunyuk |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
- |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Setda Provinsi NTB, Gubernur NTB, Gedung I, Jl. Pejanggik No.12 Lantai 2 Kantor, Pejanggik, Kec. Mataram, Kota Mataram |
| 2 | Proses Pengadaan | Lelang Pemilihan Langsung - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur |
| 3 | Jenis Kontrak | Pekerjaan Konstruksi |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 3 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 3 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 8,559,000,000 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | Dinas PUPR Provinsi NTB |
| 9 | Judul Kontrak | Paket 17 Sumbawa Besar-Semongkat-Batu Dulang, Sumbawa-Sebewe-Lua Air, Lenanggguar-Lunyuk |
| 10 | Perusahaan Kontrak | PT. Bumi Madu |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 8,559,000,000 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Paket 17 Sumbawa Besar-Semongkat-Batu Dulang, Sumbawa-Sebewe-Lua Air, Lenanggguar-Lunyuk |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 4 Mei 2016 s/d 4 Mei 2017 |