Nomor Referensi: 10051318000
Kesehatan – Fasilitas kesehatan
"Bangunan Baru Gedung Rehab" secara umum merujuk pada pembangunan fasilitas baru yang dirancang khusus untuk tujuan rehabilitasi, seperti rehabilitasi medis, narkoba, atau sosial. Istilah ini menggabungkan konsep "bangunan baru" (konstruksi dari nol) dengan fungsi spesifik "rehabilitasi gedung" (pemulihan fungsi).
| 1 | Nomor Referensi | 10051318000 |
| 2 | Pemilik Proyek | RSJ Mutiara Sukman Provinsi NTB, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Kesehatan, Fasilitas kesehatan |
| 4 | Nama Proyek | Bangunan Baru Gedung Rehab Napza Sarana RS |
| 5 | Lokasi Proyek | Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma - Mataram (Kota) |
| 6 | Tujuan Proyek | Tujuan utama pembangunan "Gedung Rehab" adalah untuk menyediakan lingkungan dan fasilitas yang optimal guna mendukung proses pemulihan dan pemulihan fungsional individu. Ini berbeda dengan rehabilitasi bangunan biasa yang fokus pada perbaikan kerusakan fisik bangunan yang sudah ada. |
| 7 | Gambaran Proyek | "Bangunan Baru Gedung Rehab" secara umum merujuk pada pembangunan fasilitas baru yang dirancang khusus untuk tujuan rehabilitasi, seperti rehabilitasi medis, narkoba, atau sosial. Istilah ini menggabungkan konsep "bangunan baru" (konstruksi dari nol) dengan fungsi spesifik "rehabilitasi gedung" (pemulihan fungsi). |
| 1 | Lingkup Proyek |
Lingkup pembangunan baru gedung mencakup seluruh tahapan dari persiapan hingga penyelesaian, seperti: pekerjaan persiapan di lokasi, pekerjaan arsitektur (struktur, dinding, atap, dll.), pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP), serta tahap finishing interior dan eksterior. Ini juga mencakup implementasi sistem keselamatan konstruksi, perencanaan teknis, pengadaan material, tenaga kerja, peralatan, serta jasa lainnya. |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | Pembangunan gedung baru memiliki dampak lingkungan seperti hilangnya habitat dan lahan hijau, polusi udara dari debu dan emisi alat berat, polusi suara, pencemaran air, serta peningkatan risiko bencana seperti banjir dan longsor karena berkurangnya area resapan air. Selain itu, konstruksi juga menghasilkan banyak sampah dan menguras sumber daya energi serta air. |
|
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | Pembangunan gedung baru di area permukiman menimbulkan dampak positif dan negatif terhadap lingkungan sekitar dan kehidupan warga. Dampak ini mencakup aspek fisik, sosial, dan ekonomi. |
|
| 4 | Rincian Kontak | Jl. Ahmad Yani No.1, Selagalas, Kec. Sandubaya, Kota Mataram | |
| 5 | Sumber Dana | APBD 2025 | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 12,958,450,110 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 4 Juli 2025 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 12,958,450,110 |
| 3 | Tanggal Akhir | 14 Agustus 2025 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Lingkup pembangunan baru gedung mencakup seluruh tahapan dari persiapan hingga penyelesaian, seperti: pekerjaan persiapan di lokasi, pekerjaan arsitektur (struktur, dinding, atap, dll.), pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP), serta tahap finishing interior dan eksterior. Ini juga mencakup implementasi sistem keselamatan konstruksi, perencanaan teknis, pengadaan material, tenaga kerja, peralatan, serta jasa lainnya. |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
TIDAK ADA PERUBAHAN |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | RSJ Mutiara Sukman Provinsi NTB, Jl. Ahmad Yani No.1, Selagalas, Kec. Sandubaya, Kota Mataram |
| 2 | Proses Pengadaan | Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur |
| 3 | Jenis Kontrak | Pekerjaan Konstruksi |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 5 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 5 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 12,958,450,110 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | RSJ Mutiara Sukman Provinsi NTB |
| 9 | Judul Kontrak | Bangunan Baru Gedung Rehab Napza Sarana RS |
| 10 | Perusahaan Kontrak | CV. GRAHA UTAMA |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 12,958,450,110 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Lingkup pembangunan baru gedung mencakup seluruh tahapan dari persiapan hingga penyelesaian, seperti: pekerjaan persiapan di lokasi, pekerjaan arsitektur (struktur, dinding, atap, dll.), pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP), serta tahap finishing interior dan eksterior. Ini juga mencakup implementasi sistem keselamatan konstruksi, perencanaan teknis, pengadaan material, tenaga kerja, peralatan, serta jasa lainnya. |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 28 Juli 2025 s/d 14 Agustus 2025 |