We are a reliable transport agency providing safe and timely logistics solutions. Our services cover local and long-distance transportation needs.

Our Services
Get a Quote

Proyek

Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Kesuma Jati Dusun Kesuma, Desa Banyu Urip Kec. Gerung, Kab. Lombok Barat

Nomor Referensi: 7679037

Lingkungan Hidup – Pengelolaan Sumber Daya Alam

Tanggal Mulai Proyek 24 Agt 2021
Tanggal Berakhir Proyek 24 Nov 2021
Kemajuan (Capaian Fisik)
100%

Gambaran Proyek

Proyek ini umumnya mencakup pembangunan saluran baru atau rehabilitasi saluran yang rusak agar aliran air menjadi lebih lancar, efisien, dan merata. Dengan adanya peningkatan jaringan irigasi tersier, kebutuhan air untuk pertanian dapat terpenuhi terutama pada musim tanam.

detail

Anggaran Proyek Rp 186,000,000
Durasi 93 hari
Tender 1 Tender
Dokumen 0 Dokumen
Anggaran Proyek 1 Anggaran Proyek
1 Nomor Referensi 7679037
2 Pemilik Proyek Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Kantor Induk
3 Sektor, Subsektor Lingkungan Hidup, Pengelolaan Sumber Daya Alam
4 Nama Proyek Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Kesuma Jati Dusun Kesuma, Desa Banyu Urip Kec. Gerung, Kab. Lombok Barat
5 Lokasi Proyek Desa Banyu Urip Kec. Gerung, Kab. Lombok Barat
6 Tujuan Proyek Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Kesuma Jati Dusun Kesuma, Desa Banyu Urip Kec. Gerung, Kab. Lombok Barat
7 Gambaran Proyek Proyek ini umumnya mencakup pembangunan saluran baru atau rehabilitasi saluran yang rusak agar aliran air menjadi lebih lancar, efisien, dan merata. Dengan adanya peningkatan jaringan irigasi tersier, kebutuhan air untuk pertanian dapat terpenuhi terutama pada musim tanam.
1 Lingkup Proyek

Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani Kesuma Jati Dusun Kesuma, Desa Banyu Urip Kec. Gerung, Kab. Lombok Barat

2 Dampak Lingkungan

secara umum, pembangunan jaringan irigasi tersier dapat meningkatkan kualitas lingkungan pertanian melalui aliran air yang lebih teratur dan efisien, sehingga mengurangi risiko erosi dan genangan. Namun selama proses konstruksi, dapat timbul dampak sementara seperti debu, kebisingan, galian tanah, serta gangguan kecil terhadap vegetasi sekitar. Dampak-dampak ini biasanya bersifat jangka pendek dan dapat diminimalkan dengan pengelolaan pekerjaan yang baik.

3 Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman

Dari sisi lahan dan permukiman, keberadaan jaringan irigasi tersier membantu mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian dan berpotensi meningkatkan hasil panen masyarakat. Sistem aliran air yang lebih tertata juga dapat mengurangi potensi limpasan yang mengganggu permukiman. Adapun gangguan yang mungkin muncul hanya bersifat sementara, seperti keterbatasan akses atau perubahan kecil pada kontur tanah selama pekerjaan berlangsung.

4 Rincian Kontak Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
5 Sumber Dana APBD 2021
6 Anggaran Proyek Rp 186,000,000
7 Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek 24 Agustus 2021
1 Status Proyek Pemeliharaan
2 Biaya Akhir Rp 185,996,848
3 Tanggal Akhir 24 November 2021
4 Lingkup Akhir

Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani "Kesuma Jati" Dusun Kesuma, Desa Banyu Urip Kec. Gerung, Kab. Lombok Barat

5 Alasan Perubahan Pada Proyek

tidak ada

6 Referensi Laporan Audit dan Evaluasi -
1 Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Jl. Pejanggik No.10, Mataram Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram
2 Proses Pengadaan Pengadaan Langsung
3 Jenis Kontrak Pekerjaan Konstruksi
4 Status Kontrak -
5 Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding 1
6 Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran 1
7 Perkiraan Biaya Rp 186,000,000
8 Entitas Administrasi Kontrak Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB
9 Judul Kontrak Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani "Kesuma Jati" Dusun Kesuma, Desa Banyu Urip Kec. Gerung, Kab. Lombok Barat
10 Perusahaan Kontrak CV. MULTAZAM
11 Harga Kontrak Rp 185,996,848
12 Lingkup Kontrak

Jaringan Irigasi Tersier Kelompok Tani "Kesuma Jati" Dusun Kesuma, Desa Banyu Urip Kec. Gerung, Kab. Lombok Barat

13 Tanggal Mulai dan Lama Kontrak 24 Agustus 2021 s/d 24 November 2021

Persentase Kemajuan (%)

Kemajuan Keuangan

Lokasi