Nomor Referensi: 8485037
Ekonomi – Perikanan
Revitalisasi Gudang Garam Rakyat yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) merupakan inisiatif strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan fasilitas penyimpanan dan pengolahan garam rakyat. Secara umum, proyek ini melibatkan perbaikan, pembangunan ulang, atau peningkatan kapasitas gudang-gudang penyimpanan yang sudah ada agar memenuhi standar kualitas yang lebih baik, terutama untuk menampung hasil panen garam saat musim puncak.
| 1 | Nomor Referensi | 8485037 |
| 2 | Pemilik Proyek | Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Ekonomi, Perikanan |
| 4 | Nama Proyek | Revitalisasi Gudang Garam Rakyat di Kec. Woha Kabupaten Bima (DAK) |
| 5 | Lokasi Proyek | Woha - Bima |
| 6 | Tujuan Proyek | meningkatkan kesejahteraan petani garam di Kecamatan Lambu dengan cara memutus rantai pasok yang merugikan. |
| 7 | Gambaran Proyek | Revitalisasi Gudang Garam Rakyat yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) merupakan inisiatif strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan fasilitas penyimpanan dan pengolahan garam rakyat. Secara umum, proyek ini melibatkan perbaikan, pembangunan ulang, atau peningkatan kapasitas gudang-gudang penyimpanan yang sudah ada agar memenuhi standar kualitas yang lebih baik, terutama untuk menampung hasil panen garam saat musim puncak. |
| 1 | Lingkup Proyek |
Revitalisasi Gudang Garam Rakyat di Kec. Woha Kabupaten Bima (DAK) |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | dampak lingkungan dari proyek Revitalisasi Gudang Garam Rakyat ini positif dalam jangka panjang. Karena fokusnya adalah pada perbaikan dan pembangunan di lokasi yang sudah ditetapkan, potensi gangguan terhadap ekosistem sekitar, seperti lahan pertanian atau pesisir, dapat diminimalisir. |
|
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | Dampak permukiman dari proyek ini sebagian besar bersifat ekonomi dan sosial-positif. Pembangunan dan operasionalisasi gudang yang direvitalisasi akan menciptakan peluang kerja sementara selama masa konstruksi, dan lapangan kerja permanen terbatas untuk pengelolaan gudang. |
|
| 4 | Rincian Kontak | Jl. Semanggi Jl. Pejanggik No.8, Monjok Bar., Kec. Selaparang, Kota Mataram | |
| 5 | Sumber Dana | APBD 2022 | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 180,500,000 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 16 April 2022 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 180,234,000 |
| 3 | Tanggal Akhir | 21 Agustus 2022 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Revitalisasi Gudang Garam Rakyat di Kec. Woha Kabupaten Bima (DAK) |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
Tidak ada perubahan |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Setda Provinsi NTB, Gubernur NTB, Gedung I, Jl. Pejanggik No.12 Lantai 2 Kantor, Pejanggik, Kec. Mataram, Kota Mataram |
| 2 | Proses Pengadaan | Pengadan Langsung |
| 3 | Jenis Kontrak | Pekerjaan Konstruksi |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 1 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 1 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 180,500,000 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat |
| 9 | Judul Kontrak | Revitalisasi Gudang Garam Rakyat di Kec. Woha Kabupaten Bima (DAK) |
| 10 | Perusahaan Kontrak | ALAM JAYA Fa. |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 180,234,000 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Pekerjaan konstruksi |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 21 April 2022 s/d 21 Agustus 2022 |