Nomor Referensi: 10084625000
Pemerintahan – Tata Kelola Pemerintahan
Informasi spesifik mengenai gambaran umum konstruksi fisik Gedung Persit Korem, seperti jumlah lantai, luas bangunan, atau bahan utama yang digunakan, tidak tersedia secara detail dalam hasil pencarian publik. Data yang ditemukan umumnya merujuk pada informasi tender proyek (seperti untuk Korem 162 Wira Bhakti NTB) atau upacara peletakan batu pertama, yang mengindikasikan bahwa gedung tersebut adalah fasilitas militer yang dibangun untuk mendukung kegiatan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana di lingkungan Korem. Oleh karena itu, deskripsi fisiknya kemungkinan besar mengikuti standar bangunan kantor umum dengan struktur beton bertulang, yang dirancang untuk fungsionalitas dan daya tahan, serta mengacu pada ketentuan zonasi dan arsitektur yang berlaku untuk fasilitas militer setempat.
| 1 | Nomor Referensi | 10084625000 |
| 2 | Pemilik Proyek | Dinas PUPR Provinsi NTB, Kantor Induk |
| 3 | Sektor, Subsektor | Pemerintahan, Tata Kelola Pemerintahan |
| 4 | Nama Proyek | KONSTRUKSI FISIK GEDUNG PERSIT KOREM 162 WIRA BHAKTI NTB |
| 5 | Lokasi Proyek | Jl. Lingkar selatan no. 162 Pagutan Kec. Mataram. Kota Mataram Mataram - Mataram (Kota) |
| 6 | Tujuan Proyek | Konstruksi fisik Gedung Persit Kartika Chandra Kirana di lingkungan Korem bertujuan untuk menyediakan fasilitas yang representatif dan fungsional guna mendukung segala program kerja serta kegiatan organisasi Persit dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bagi anggota Persit dan keluarga prajurit TNI AD, baik di bidang mental, fisik, maupun moril, yang pada akhirnya akan menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas pokok prajurit. Gedung ini berfungsi sebagai pusat kegiatan, pertemuan, dan administrasi bagi organisasi istri prajurit tersebut, memastikan operasional organisasi dapat berjalan optimal untuk mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. |
| 7 | Gambaran Proyek | Informasi spesifik mengenai gambaran umum konstruksi fisik Gedung Persit Korem, seperti jumlah lantai, luas bangunan, atau bahan utama yang digunakan, tidak tersedia secara detail dalam hasil pencarian publik. Data yang ditemukan umumnya merujuk pada informasi tender proyek (seperti untuk Korem 162 Wira Bhakti NTB) atau upacara peletakan batu pertama, yang mengindikasikan bahwa gedung tersebut adalah fasilitas militer yang dibangun untuk mendukung kegiatan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana di lingkungan Korem. Oleh karena itu, deskripsi fisiknya kemungkinan besar mengikuti standar bangunan kantor umum dengan struktur beton bertulang, yang dirancang untuk fungsionalitas dan daya tahan, serta mengacu pada ketentuan zonasi dan arsitektur yang berlaku untuk fasilitas militer setempat. |
| 1 | Lingkup Proyek |
Lingkup dari konstruksi fisik Gedung Persit Korem umumnya mencakup keseluruhan proses pembangunan, mulai dari pekerjaan persiapan lahan, struktur, arsitektur, hingga pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) untuk menciptakan bangunan yang fungsional dan representatif bagi kegiatan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana di lingkungan Korem. Secara rinci, pekerjaan ini melibatkan pembangunan fondasi, pengecoran struktur beton, pemasangan dinding, penyelesaian interior dan eksterior, serta instalasi seluruh fasilitas pendukung agar gedung dapat digunakan secara optimal sesuai peruntukannya sebagai kantor atau tempat pertemuan. Proyek ini juga mencakup aspek manajemen keselamatan konstruksi (SMKK) dan pengelolaan lingkungan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan administratif yang berlaku. |
|
| 2 | Dampak Lingkungan | Dampak lingkungan dari konstruksi fisik Gedung Persit Korem, seperti proyek bangunan gedung pada umumnya, mencakup beberapa aspek penting; yang paling menonjol adalah potensi peningkatan polusi udara dan kebisingan akibat aktivitas alat berat dan pergerakan kendaraan pengangkut material, serta gangguan ekologis lokal yang timbul dari pembukaan lahan dan pengelolaan limbah konstruksi yang tidak tepat. Dampak lainnya termasuk peningkatan limpasan air permukaan akibat perubahan tutupan lahan, yang berpotensi menyebabkan erosi dan pencemaran saluran air terdekat jika tidak dikelola dengan baik. |
|
| 3 | Dampak Terhadap Lahan dan Permukiman | Pembangunan fisik Gedung Persit Korem dapat menimbulkan berbagai dampak terhadap permukiman di sekitarnya. Dampak-dampak ini meliputi peningkatan kebisingan dan polusi udara akibat aktivitas konstruksi, gangguan lalu lintas karena mobilisasi alat berat dan material, serta perubahan estetika lingkungan dan potensi peningkatan kepadatan penduduk jangka panjang. Selain itu, pengerjaan konstruksi juga dapat menyebabkan dampak fisik seperti getaran yang memengaruhi stabilitas bangunan di dekatnya, serta perubahan saluran drainase lokal yang berpotensi menyebabkan genangan air jika tidak dikelola dengan baik. |
|
| 4 | Rincian Kontak | Jl. Majapahit No.11, Kekalik Jaya, Kec. Sekarbela, Kota Mataram | |
| 5 | Sumber Dana | APBD 2025 | |
| 6 | Anggaran Proyek | Rp 1,336,799,800 | |
| 7 | Tanggal Persetujuan Anggaran Proyek | 20 September 2025 | |
| 1 | Status Proyek | Pemeliharaan |
| 2 | Biaya Akhir | Rp 1,336,777,749 |
| 3 | Tanggal Akhir | 21 Oktober 2025 |
| 4 | Lingkup Akhir |
Lingkup dari konstruksi fisik Gedung Persit Korem umumnya mencakup keseluruhan proses pembangunan, mulai dari pekerjaan persiapan lahan, struktur, arsitektur, hingga pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) untuk menciptakan bangunan yang fungsional dan representatif bagi kegiatan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana di lingkungan Korem. Secara rinci, pekerjaan ini melibatkan pembangunan fondasi, pengecoran struktur beton, pemasangan dinding, penyelesaian interior dan eksterior, serta instalasi seluruh fasilitas pendukung agar gedung dapat digunakan secara optimal sesuai peruntukannya sebagai kantor atau tempat pertemuan. Proyek ini juga mencakup aspek manajemen keselamatan konstruksi (SMKK) dan pengelolaan lingkungan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan administratif yang berlaku. |
| 5 | Alasan Perubahan Pada Proyek |
TIDAK ADA PERUBAHAN |
| 6 | Referensi Laporan Audit dan Evaluasi | - |
| 1 | Entitas Pengadaan dan Rincian Kontak | Dinas PUPR Provinsi NTB, Jl. Majapahit No.11, Kekalik Jaya, Kec. Sekarbela, Kota Mataram |
| 2 | Proses Pengadaan | Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur |
| 3 | Jenis Kontrak | Pekerjaan Konstruksi |
| 4 | Status Kontrak | - |
| 5 | Jumlah Perusahaan yang Ikut Tender/Pembanding | 4 |
| 6 | Jumlah Perusahaan yang Memasukkan Penawaran | 5 |
| 7 | Perkiraan Biaya | Rp 1,336,799,800 |
| 8 | Entitas Administrasi Kontrak | Dinas PUPR Provinsi NTB |
| 9 | Judul Kontrak | KONSTRUKSI FISIK GEDUNG PERSIT KOREM 162 WIRA BHAKTI NTB |
| 10 | Perusahaan Kontrak | KARYA UJUNGMAS |
| 11 | Harga Kontrak | Rp 1,336,777,749 |
| 12 | Lingkup Kontrak |
Lingkup dari konstruksi fisik Gedung Persit Korem umumnya mencakup keseluruhan proses pembangunan, mulai dari pekerjaan persiapan lahan, struktur, arsitektur, hingga pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) untuk menciptakan bangunan yang fungsional dan representatif bagi kegiatan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana di lingkungan Korem. Secara rinci, pekerjaan ini melibatkan pembangunan fondasi, pengecoran struktur beton, pemasangan dinding, penyelesaian interior dan eksterior, serta instalasi seluruh fasilitas pendukung agar gedung dapat digunakan secara optimal sesuai peruntukannya sebagai kantor atau tempat pertemuan. Proyek ini juga mencakup aspek manajemen keselamatan konstruksi (SMKK) dan pengelolaan lingkungan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan administratif yang berlaku. |
| 13 | Tanggal Mulai dan Lama Kontrak | 7 Oktober 2025 s/d 21 Oktober 2025 |